Bab 9

Di dalam kamar paviliunnya yang beberapa bulan ini menjadi saksi bisu ketenangan barunya, Bianca Adytama menatap sebuah tas kain berukuran sedang di atas ranjang. Di dalamnya, hanya ada beberapa potong pakaian sederhana, kardigan rajut tua, dan beberapa perlengkapan esensial. Sangat kontras dengan koper-koper bermerek internasional yang dulu selalu memenuhi bagasi mobilnya setiap kali ia bepergian.

Bianca bukan lagi gadis polos berusia dua puluh tahun yang bisa dengan mudah dikelabui oleh bualan laki-laki. Di usianya yang matang, tiga puluh tahun, ia tahu persis arti dari setiap tatapan, perubahan intonasi suara, dan gestur tubuh. Ia sangat menyadari bahwa Arlan Dirgantara—pria sedingin es dengan otoritas mutlak yang menjadi majikannya itu—mulai menaruh ketertarikan yang tidak biasa padanya.

Perubahan sikap Arlan yang semakin agresif, tatapannya yang mengunci setiap kali ada pria lain di dekatnya, serta sifat posesif yang mulai dipamerkan secara terang-terangan membuat kepala Bianca pening. Ada ketakutan yang merayap di dadanya, bukan karena ia membenci perhatian itu, melainkan karena ia takut perhatian Arlan akan meruntuhkan benteng penebusan dosa yang selama ini ia bangun dengan susah payah di desa terpencil ini.

Selama perjalanan melintasi jalur tol yang bising, keheningan di dalam kabin mobil terasa begitu tebal dan mencekam. Arlan duduk di sampingnya, sesekali melirik melalui sudut mata, seolah memastikan wanita itu tidak akan membuka pintu mobil dan melompat keluar untuk melarikan diri kembali ke kebun teh. Bianca memilih melempar pandangannya keluar jendela, melihat lampu-lampu kota Jakarta yang mulai menyambut mereka.

Roda mobil akhirnya berhenti di pelataran parkir khusus sebuah gedung apartemen penthouse ultra-mewah di kawasan elite Jakarta Pusat. Akses lift pribadi langsung membawa mereka menuju lantai teratas, di mana pintu lift terbuka dan langsung menyajikan kemewahan yang maskulin, modern, namun terasa sepi.

Kedatangan Arlan malam itu tidak disambut o…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Sri Murtini

Sri Murtini

tunjukan kemampuan mu byanca jgn malas kerja yg bener

2026-05-31

0

Quensha

Quensha

Lanjutkan thorrr 💪

2026-05-28

0

Verawati Naycyl

Verawati Naycyl

lanjut thor....

2026-05-28

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!