Bab 89
Mimpi yang Ditinggalkan
Buku yang jatuh itu adalah kumpulan cerita pendek berbahasa Inggris.
Sudut sampulnya sudah mengelupas. Hampir setiap halaman dipenuhi garis tinta biru, arti kata, perbaikan tata bahasa, dan catatan pengucapan yang ditulis Laras bertahun-tahun lalu.
Tulisan itu miliknya sendiri.
Ia duduk di lantai, membalik halaman perlahan. Di antara dua lembar terselip brosur program beasiswa bahasa serta formulir lama yang tidak pernah dikirim. Tanggalnya berasal dari masa sebelum kehidupan pertamanya berubah menjadi rangkaian keputusan untuk menyenangkan Radit dan keluarga Gunawan.
Dulu Laras mendapat nilai bahasa terbaik di sekolah. Seorang guru pernah menawarkan bantuan untuk mendaftar program persiapan kuliah dan pertukaran belajar. Ia bisa melanjutkan pendidikan, bekerja dengan bahasa, bahkan mencoba beasiswa ke luar negeri jika lolos seleksi.
Namun, Bu Ratna berkata perempuan yang akan menikah dengan keluarga Hendarso tidak perlu pergi terlalu jauh. Pak Gunawan menyebut biaya dokumen terlalu besar. Radit sendiri tidak pernah memintanya berhenti secara langsung. Ia hanya bertanya mengapa Laras begitu sibuk mengejar sesuatu yang tidak dibutuhkan calon istrinya.
Dalam kehidupan sebelumnya, Laras menganggap kalimat itu perhatian.
Ia tidak mengirim formulir. Ia mengurangi waktu belajar, menolak kesempatan, dan perlahan menyusun seluruh masa depan di sekitar seorang lelaki yang kelak mencengkeram pergelangan tangannya, mengunci kamar, serta mengatakan kematiannya akan memudahkan semua orang.
Tidak ada pemilik tubuh lain yang meninggalkan mimpi tersebut. Tidak ada jiwa asing yang harus ia kasihani dari kejauhan. Laras sedang melihat bekas pilihannya sendiri.
Penyesalan itu terasa lebih berat karena tulisan di halaman masih penuh tenaga. Gadis yang menulisnya pernah percaya hidupnya dapat melampaui rumah Gunawan.
“Mama?”
Dimas berdiri di belakangnya, baru pulang sekolah. Ia menunjuk satu paragraf. “Ini tulisan apa?”
“Bahasa Inggris.”
“Yang di radio?”
“Kadang-kadang.”
Damar ikut mendekat, tetapi tidak menyentuh brosur sebelum diizinkan. Matanya bergerak cepat mengikuti catatan di tepi halaman.
“Mama mengerti semua?” tanyanya.
“Tidak semua tanpa kamus. Tapi cukup banyak.”
Jawaban itu jujur. Pengalaman hidup pertamanya membuat Laras belajar beberapa bahasa jauh lebih lama daripada usia tubuhnya sekarang. Namun, ia tetap bisa lu…
Istri Pengganti Untuk Duda Tiga Anak
Episode 89
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 109 Episodes
Comments
Eka
semangat semuannya damar dimas dinda semua sayang sama kamu jangat takut lagi
2026-08-19
0