Pagi sekali Wisnu tiba di rumah mewah Maxime dan Aurora. Max meminta Wisnu ke ruang kerjanya karena ada yang mau di bicarakan sebelum.nanti meeting pagi di adakan di kantor.
"Pagi ini saya harus mengantar istri saya ke dokter untuk check kandungan jadi meeting pagi kau yang handle"
"Siap bos"
"Baca email ini" Max menunjuk layar laptopnya yang menampilkan deretan email penting dari buyer.
Dengan teliti Wisnu membaca email yang di maksud oleh bosnya. ia terdiam sejenak memahami permasalahan yang sedang terjadi. buyer meminta reture semua produk yang telah di kirim.
"Tapi kenapa bisa lolos dari Quality Control jika memang produk itu berbahaya" gumam Wisnu.
"Itu kebodohan mu! kenapa tidak benar-benar kau pastikan lini produksi berjalan aman dan lancar?!" Max meradang menatap tajam Wisnu yang sekarang terlihat cemas.
"Dengar Wisnu, setiap hari akan ada musuh batu yang tidak kita duga dan sadari keberadaannya yang jelas tujuannya adalah menjatuhkan perusahaan. lini produksi dan divisi Exim (ekspor dan impor) adalah kekuasaan mu, lalu kenapa kau bisa ceroboh seperti ini?!"
"Maaf bos, saya akan check ulang dan pastikan kenapa produk kita bisa bermasalah" kata Wisnu.
"Kau pastikan produk kita yang memang bermasalah atau buyer yang mengada-ada membuat celah untuk menjatuhkan kita"
"Baik bos, saya permisi"
Wisnu berjalan keluar dari ruang kerja Max dengan wajah sedikit tegang. Aurora yang sedang duduk di rua g tengah bahkan tidak disapa oleh Wisnu. Rora heran tidak biasanya Wisnu seperti itu. ia menebak sedang ada masalah di perusahaan.
Max menuruni anak tangga sembari merapikan jasnya. Rora berdiri dari duduknya lalu berjalan mendekati Max.
"Ada masalah?" tanya Rora.
"Tidak"
"Lalu kenapa Wisnu terlihat tegang?" Rora curiga. ia penasaran ingin tahu ada masalah apa di perusahaan Max.
"Biasa, pagi ini Wisnu mewakili ku meeting dengan buyer baru dari luar jadi mungkin ia sedikit tegang" jawab Max santai sambil.menggandeng tangan Rora berjalan keluar menuju mobilnya.
Rora mengangg…
Ketulusan Suami Pengganti
Part 41 Siasat Andre
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments