Karena tak ingin mengganggu Keenan bekerja, Zivanna memilih pulang. Keenan pun hanya bisa pasrah meski sebenarnya ia ingin ditemani istrinya lebih lama.
“Udah, Mas. Antar aku sampai sini aja,” ucap Zivanna. Ia menyuruh Keenan mengantarnya hanya sampai depan lift yang berada di lantai khusus itu.
“Ya sudah. Ingat, jangan mampir ke mana-mana. Langsung pulang! Dan hubungi aku kalau sudah sampai rumah,” perintah Keenan.
Zivanna mengangguk. “Iya, Mas.”
Keenan maju selangkah lalu mengecup kening Zivanna di depan Victoria.
Mata Zivanna seketika terbelalak kaget, sementara pipinya terasa memanas. Kenapa pria itu berani melakukan hal seperti itu di depan anak buahnya? Untung saja lantai ini sepi.
Sedangkan Victoria hanya bisa berpura-pura tidak melihat. Matanya mendadak terasa perih melihat kemesraan yang dipertontonkan tepat di depannya.
Dalam hati, ia berkata bahwa mereka terlihat seperti pasangan yang akur dan harmonis, padahal pernikahan mereka hanyalah sebuah kontrak.
Keenan kemudian menatap Victoria yang berdiri di samping Zivanna. “Jaga istriku baik-baik.”
“Baik, Tuan!”
Tak lama kemudian, pintu lift pun tertutup, membawa Zivanna dan Victoria turun ke lantai bawah.
Saat pintu lift terbuka dan Zivanna melangkahkan kaki keluar, tiba-tiba langkahnya terhenti ketika Victoria mengulurkan tangan untuk menghalanginya.
“Astaga, Kak Victoria. Ada apa?” tanya Zivanna.
Begitu melihat ke depan, ia mendapati Langit berdiri di sana.
“H-halo. Kita bertemu lagi,” ucap Langit kikuk.
Zivanna membalasnya dengan senyum canggung.
“Mau apa lagi kamu?!” sentak Victoria tegas.
“Ini... aku mau memberikan sesuatu buat kamu,” ujar Langit sambil menyodorkan sebuah paper bag berukuran kecil kepada Zivanna.
“Tunggu di sini, Nyonya,” kata Victoria.
Zivanna mengangguk. “Iya.”
Victoria berjalan mendekati Langit, lalu mengambil paper bag di tangan pria itu untuk memeriksanya.
Zivanna hanya bisa bertanya-tanya dalam hati apa yang ingin diberikan Langit kepadanya.
Setelah merasa barang yang diberikan Langit tidak berbahaya, Victoria kembali ke tempatnya berdiri di samping Zivanna.
“Ini, Nyonya. Tidak ada barang berbahaya di dalamnya,” ujar Victoria sambil menyerahkan paper bag tersebut.
“Kamu bisa kembali ke ruangan mu. Jangan sampai Tuan Keenan melihatmu berkeliaran,” ucap Victoria.
Langit hanya bisa mengangguk. Ia sangat yakin bahwa wanita yang berdiri di hadapannya adalah Zivanna, sahabatnya.
Tanpa mengatakan apa pun lagi, Zivanna dan Victoria pergi dari sana.
“Apakah Anda ingin membuang barang itu, Nyonya?” tanya Victoria.
“Tidak usah,” jawab Zivanna.
Se…
ISTRI PALSU: PENGANTIN PENGGANTI
Akan menjadi kenangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
Addb_Rh
mau kemana Zivana? 😩
yakin lu pergi? pasti keenan bakal nyariin walau ke pelosok lubang semut sekalipun🥲
2026-06-24
0
Alfatia🌷
Kalian bahagia aja. Keenan terus waspada, takut banget ada jin dasim berupa apapun yang bikin mereka pisah🤧
2026-06-22
0
Pengabdi Uji
sgt over protek bgt kepada istri pal-sunya ya Mas Keenan🤭 apa tida akan bikin pafer pake f
2026-06-25
0