Bab. 62

Langkah kaki lars yang berat dan teratur terdengar berhenti tepat di depan kamar utama. Setelah memutar kunci dengan tempo yang sangat stabil, Letkol Alaric Vance melangkah masuk sembari membawa sebuah mangkuk kaca besar berisi asinan buah Bogor yang kuahnya merah merona, lengkap dengan potongan mangga muda segar hasil petikan mandirinya dari pekarangan Kapten Bagus.

​Calla yang sejak tadi duduk bersandar di kepala ranjang langsung menegakkan tubuhnya. Mata kucingnya berbinar cerah, mengabaikan daster satin merah jambunya yang sedikit kusut.

​"Wah! Benaran dibawain mangga mudanya, Paksu?" seru Calla dengan nada suara yang teramat manja dan riang.

​Alaric meletakkan mangkuk itu di atas nakas secara perlahan, lalu duduk di tepi ranjang dengan posisi tegap yang berwibawa. "Sesuai perintahmu, Callanta. Tiga mangga muda organik dari pohon depan rumah dinas Bagus, sudah dibersihkan dan dipotong rapi oleh Sersan Danu di dapur."

​"Ih, kok Danu yang motong? Katanya tadi Mas Alaric mau urus sendiri semuanya dari awal sampai akhir?" protes Calla centil, menyandarkan dagunya di bahu kokoh Alaric yang masih terbalut kain loreng.

​Alaric menoleh lambat, menatap lekat mata istrinya dengan pandangan elang yang teduh namun kaku. "Saya yang memetiknya sendiri dari pohon, Calla. Urusan memotong dengan pisau tajam, saya delegasikan kepada Danu agar saya bisa lebih cepat kembali ke kamar untuk menjagamu. Sekarang, cepat dimakan sebelum kuahnya menjadi hangat."

​Calla tertawa renyah, sebuah tawa merdu yang langsung meluruhkan ketegangan di wajah kaku suaminya. Ia meraih sendok, menusuk sepotong mangga muda yang mengilap terkena kuah asinan yang asam pedas, lalu menyuapkannya ke dalam mulut kecilnya.

​"Eumhh! Mas... beneran enak banget! Asemnya pas, seger banget sampai ke ubun-ubun! Pusing Ismut langsung hilang total!" cicit Calla dengan mata terpejam menikmati sensasi rasa yang diidamkannya sejak siang.

​"Benar sesegar itu?" tanya Alaric dengan suara baritonnya yang berat, memperhatikan cara mengunyah Calla dengan penuh perhatian yang mendalam.

​"Iya, Paksu kaku! Nih, Mas cobain deh satu potong, biar…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
Episodes

Updated 100 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!