Keesokan paginya, Hazi dan juga Arras berangkat bersama,setelah semalam Hazi dan Arras di liputi rasa canggung antara satu sama lain di saat mereka berada di kamar yang sama.
Tadi pagi, Hazi hanya menyiapkan roti dengan Selai, karena apa yang di bilang ke Arras jika dirinya tidak bisa memasak, itu benar adanya.
Awalnya Hazi ingin berangkat menggunakan taxi, namun segera di cegah Arras, bahkan Arras mengancam jika dirinya akan mengumumkan pernikahan mereka di rumah sakit.
"Aku turun di halte saja" ujar Hazi sambil menujuk halte yang berada di depan.
Bukannya menjawab Arras hanya diam dan melajukan mobilnya,hingga mereka tiba di parkiran khusus untuk para pegawai yang berada di samping rumah sakit.
" Mass kok di sini sih, tadi aku kan bilangnya di halte depan, mana banyak orang lagi, kalau ketauan gimana ?" gerutu Hazi yang cukup panik.
" Kamu ini panikan, tapi kenapa bisa jadi dokter sih ?" sahut Arras mengemasi barang- barangnya.
" Yahh.... nanti kan bisa heboh, seorang sahabat menikahi mantan pacar sahabatnya, bisa jadi judul sinetron tuh" jawab Hazi yang melihat dan memastikan keadaan sekitarnya .
" Kamu yang turun dulu atau mas yang turun dulu?" tawar Arras yang kini sudah siap untuk turun.
" Aku dulu mumpung sepi, mas harus turunnya nunggu tiga puluh menit dari setelah aku turun " jawab Hazi yang masih mengamati sekitarnya.
Arras hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah sang istri, tiba- tiba saja suara pintu mobil di tutup kencang dari samping.
" Brakkk"
Arras yang tadi sedang tidak fokus melihat sang istri sedikit terkejut dan kini ia sudah melihat sang istri yang berjalan terburu- buru.
" gue fikir dia kayak kakaknya, ternyata begitu beda tapi yang gue lihat dia orang yang bertanggung jawab" gumam Arras menatap sang istri.
Arras menunggu hampir dua puluh menit di dalam mobil, " kenapa gue juga mau ngikuti kata dia ya..." gumam Arras setelah menyadari jika dirinya menunggu lama di dalam mobil.
Arras kemudian turun dari mobilnya dan bertepat…
Bukan Istri Pengganti
Bukan Istri Pengganti 16
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments