Tidak semua perjuangan terlihat di bawah cahaya. Ada yang membangun mimpi dalam sunyi dan kegelapan 🖤
Suasana Balai Desa seketika berubah mencekam.
Hawa dingin mendadak merayap, membungkam riuh rendah kepanikan yang sempat terjadi sebelumnya.
Tak ada lagi suara bisik-bisik warga Tak ada lagi gumaman penyesalan Yang tersisa hanyalah keheningan pekat yang menindas dada.
Di tengah ruangan yang porak-poranda, tatapan Angga dan Teguh kembali bertemu.
Keduanya berdiri saling berhadapan, dipisahkan oleh jarak beberapa meter yang terasa seperti jurang kematian.
Di antara mereka terbentang kabut kebencian dan dendam yang telah dipendam bertahun-tahun.
Teguh perlahan menyeka tetesan darah kental yang mengalir dari sudut bibirnya akibat ketegangan yang memuncak.
teguh tersenyum Namun kali ini senyumnya terlihat mengerikan.
Sebuah seringai yang dipenuhi amarah murni dan kegilaan.
"Angga..." desis Teguh, suaranya bergetar menahan gejolak di dada. "Kau memang hebat. Berhasil membalikkan keadaan dan membuat seluruh bajingan di desa ini berpihak padamu. Tapi jangan pernah mengira permainan ini sudah selesai." ucap teguh kembali
Angga mengambil satu langkah mantap ke depan.
Sepatu botnya berderit di atas lantai kayu, memecah keheningan.
"Aku tidak pernah menganggap ini permainan, Teguh. Bagiku... sejak awal, ini adalah perang bodoh" ucap angga dingin
Mata Teguh menyipit tajam, memancarkan aura membunuh.
"Kalau begitu... kita lihat siapa yang akan tetap berdiri menjadi pemenang, dan siapa yang akan membusuk di tanah." balas teguh
Teguh mengangkat tangan kanannya tinggi-tinggi.
Dalam hitungan detik, ia memberikan komando mutlak.
Puluhan anak buahnya yang berwajah beringas langsung menyerbu masuk, merangsek ke dalam Balai Desa dengan senjata tajam dan balok kayu di tangan.
Jeritan histeris warga seketika memecah keheningan malam yang pekat.
"Semua keluar dari sini, Lewat pintu belakang Lindungi anak-anak dan lansia!" perintah nayla keras
Nayla dengan sigap bergerak di tengah kepanikan,…
Cinta Tumbuh Di Medan Pertempuran
SANG PENGUASA KEGELAPAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments