Persaingan

Perlahan, Mahendra menurunkan tubuh Sinta ke atas sofa.

"Capek?" tanya Mahendra sambil mengusap keringat di wajah Sinta.

Sinta mengangguk dengan napas yang masih terengah-engah.

Mahendra melangkah ke arah kulkas lalu mengeluarkan sebotol air mineral. Ia membuka tutupnya, meminum airnya sedikit lalu memberikannya pada Sinta.

Sinta meneguk air itu sampai hampir habis. Setelah itu ia bersandar di tangan sofa, membuat posisinya setengah duduk dan kedua kakinya lurus di atas sofa.

Mahendra mengambil beberapa lembar tissue dan memberikan pada Sinta.

Perempuan itu membersikan sisa percintaan mereka di antara kedua kakinya. Mahendra mengambil tissue itu lalu membuangnya di tempat sampah. Setelah itu ia mendekati Sinta, dan ikut duduk di samping Sinta.

"Ayo ke sini!" ajak Mahendra. Ia duduk di belakang Sinta lalu meminta istrinya itu duduk di depannya. Sinta menurut. Ia bersandar di dada Mahendra lalu mengambil tangan lelaki itu dan melingkarkan nya di perutnya.

"Abang, hari ini kan gilirannya mba Gizel. Mengapa tidak pulang?" tanya Sinta.

"Kalau aku ingin di sini, maka biarkan aku di sini."

Sinta tersenyum. Walaupun sebenarnya hati Sinta tak tega harus berbuat curang pada Gizel.

Mahendra mengecup pipi Sinta. "Kamu lapar? Aku akan telepon pelayan di mansion agar membawakan kita makanan supaya kamu tak perlu masak." kata lelaki itu sambil memejamkan matanya. Tangannya masih memeluk pinggang Sinta bahkan sesekali mengelus perut rata Sinta.

"Jadi tugas kita di sini hanya makan, tidur dan bercinta?" tanya Sinta.

"Apakah kamu keberatan?" tanya Mahendra sambil menahan senyum. Ia masih memejamkan matanya.

Sinta akan bicara namun tatapan tajamnya melihat ada sekelebat bayangan di dekat jendela tempat mencuci piring. Jendela itu memang tak tertutup tirai.

Dari baju yang digunakan, Sinta tahu itu adalah pakaiannya Gizel.

"Kenapa kamu tak menjawab pertanyaan ku?" tanya Mahendra lalu membuka matanya dan mengecup leher Sinta.

"Abang, geli. Kumismu sudah mulai tumbuh." Sinta sengaja berka…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Eka ELissa

Eka ELissa

waduh kmu udah nackal ya Sinta....🤣 tapi gak papa kan sama laki sndiri 🫣

2026-07-31

2

Eka ELissa

Eka ELissa

ya bikin dia nyaman dong jgn uang aj yg kmu pikirin gizel 🤣🫣

2026-07-31

2

Eka ELissa

Eka ELissa

enggak donggg yg jht ma kejam kan gizel 🤣🤣🤣🫣

2026-07-31

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!