Dalam hidup, kita tidak pernah tahu, apa harga yang kadang harus kita bayar saat memutuskan sesuatu karena menuruti ego diri. Berlaku hal yang sama denganku, yang serakah dan tak mau menghadapi kenyataan. Melakukan sesuatu, dan menyepelekan resiko-resiko di kemudian hari. Aku mendapatkan pesan balasan dari Livi dan Mauli, bahwa mereka akan tiba di Jakarta dalam dua hari. Akhirnya aku menunda untuk memberitahukan mereka via telpon terkait status hubunganku dengan Vavan.
"Aku punya berita penting untuk kalian berdua" kataku via telpon saat kami bertiga sedang video call.
"Aku juga punya sesuatu yang penting" kata Livi.
"Wah, aku penasaran, berita penting apa itu?" Mauli terlihat tidak sabar.
"Nanti saja kalau udah ketemu. Hati-hati di jalan kalian" kataku mengakhiri telpon kami.
Dua hari menunggu mereka tiba di Jakarta terasa lama. Tania kembali ke rumahnya dan ia bilang bahwa sangat menikmati kebersamaan kami di apartement saat lockdown terjadi. Aku membalas rasa terima kasihku karena dia telah mau menemaniku saat masa-masa lockdown dan hatiku yang berkabung setelah putus. Di antara rasa excited, menyambut genk gepuk kembali di Jakarta, ada rasa hampa saat rindu menyapa dan hatiku memanggil nama Luky. Vavan belum mampu menggantikan Luky di hatiku. Dentuman jantungku masih untuk Luky. Desiran darahku saat sedang mengingat Luky tak sama saat aku mengingat Vavan.
Mungkin aku telah membuat keputusan yang salah. Tetapi masih saja mengabaikan suara-suara dalam hatiku ini. Membayangkan, apa yang akan dikatakan Livi dan Mauli. Apakah mereka akan ada di pihakku dalam hal ini. Apakah mereka akan mendukung keputusan yang baru saja kubuat.
Aku bersiap menyambut mereka di apartemen kami. Kumasakkan nasi, kuorder Ayam Gepuk yang banyak, kugoreng terong crispy, tempe dan tahu. Sebentar lagi mereka tiba, dan aku ingin mereka mengobati kerinduan kami dengan makan bersama seperti yang biasanya kami lakukan.
"Udah sampai mana?" aku menelpon mereka berdua
"5 menit lagi sampai gerbang" j…
Cinta Kita Di Antara Corona
Genk Gepuk yang Tercerai
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 63 Episodes
Comments