Malam semakin larut saat konvoi kendaraan taktis keluarga Wijaya kembali memasuki gerbang benteng mewah mereka di sudut Kota Depok.
Setelah menyapu bersih unit penyerang Arta Group di tol Lingkar Luar dalam waktu lima menit, perjalanan pulang dilalui tanpa hambatan.
Nabila dan Amanda yang semula tegang, kini sudah bisa tersenyum lega, bahkan mulai asyik membicarakan koleksi berlian yang baru saja mereka borong dari Grand Batavia Mall.
Namun, di belahan kota lain, tepatnya di lantai puncak gedung pencakar langit Arta Tower yang menjulang tinggi, atmosfernya justru berbanding terbalik.
Suasananya begitu mencekam, sedingin es, dan dipenuhi oleh kepanikan yang luar biasa.
Kurniawan Arta, Direktur Utama sekaligus pewaris takhta finansial Arta Group, berdiri di dekat jendela kaca besar yang menampilkan gemerlap lampu ibu kota.
Pria paruh baya berstelan jas mahal itu menggenggam ponselnya dengan tangan yang bergetar hebat.
Di atas meja kerjanya yang terbuat dari kayu mahoni langka, berserakan laporan hancurnya operasional pabrik baja di Bekasi subuh tadi, disusul oleh laporan medis tiga puluh personel keamanan elitenya yang baru saja dievakuasi dari jalur tol.
"Bagaimana mungkin?!" bentak Kurniawan,
suaranya yang parau menggema di dalam ruangan sunyi itu. Ia berbalik dan menatap sekretaris pribadinya yang menunduk ketakutan.
"Tiga puluh orang bersenjata lengkap diratakan dalam waktu lima menit? Oleh pasukan pengawal seorang pemuda dari Depok?!"
"B-Benar, Pak Kurniawan," jawab sang sekretaris dengan suara bergetar.
"Bukan cuma itu... pihak legalitas Grand Batavia Mall juga baru saja mengirimkan dokumen resmi."
"Lima puluh satu persen saham mayoritas mutlak mall kita di Jakarta Pusat telah berpindah tangan atas nama... Kevin Wijaya."
BRAAAK!
Kurniawan menggebrak meja kerjanya hingga cangkir kopi porselen di atasnya berguncang hebat.
Wajahnya yang semula angkuh kini memerah, bercampur antara amarah yang meluap-luap dan rasa takut yang mulai merayap ke dasar hatinya.
"Kevin W…
Sibeban Keluarga Mendapatkan Sistem
Chapter: 41
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 63 Episodes
Comments