"Mommy tidak boleh melakukan itu!"
Suara kecil namun sangat tegas itu mendadak memecah keheningan ruang kerja.
Devran dan Alana serentak menoleh ke arah pintu yang sedikit terbuka. Di sana, Leo berdiri dengan wajah tegang, kedua tangannya menggenggam erat tablet kesayangannya.
"Leo? Sejak kapan kamu berdiri di sana, Sayang?" tanya Alana kaget, buru-buru menghapus sisa air mata di pipinya.
Ia berjalan mendekat dan berjongkok di hadapan putra sulungnya. "Ini sudah malam. Kenapa kamu belum tidur?"
"Aku tidak bisa tidur, Mom," jawab Leo cepat, menatap lurus ke dalam mata ibunya.
"Aku mendengar semuanya. Mommy mau memberikan seluruh uang tabungan Mommy untuk mengganti kerugian Opa Raymond, kan? Leo mohon, jangan lakukan itu, Mom."
Alana tersenyum lembut, tangannya terulur mengusap puncak kepala Leo. "Leo, Opa sedang sakit karena berusaha menolong keluarga kita."
"Uang itu tidak ada artinya dibandingkan kesehatan Opa. Mommy hanya ingin membantu."
"Tapi itu tidak akan menyelesaikan masalah utamanya, Mom!" bantah Leo dengan nada suara yang sedikit meninggi.
Anak kecil itu melangkah maju melewati ibunya, langsung menatap ayahnya yang masih berdiri di dekat meja kerja.
"Papa, tolong beritahu Mommy. Mengorbankan uang tabungan Mommy sekarang itu sama saja dengan membuang garam ke lautan, kan?"
Devran menghela napas panjang, mengusap wajahnya yang terasa lelah. "Leo, ucapanmu terlalu kasar. Ibumu hanya berniat baik."
"Leo tahu Mommy berniat baik, Pa," sahut Leo cepat, tidak mau mengalah.
"Tapi coba Papa pikirkan pakai logika. Paman Devan punya pasukan peretas dan dana dari pasar gelap yang tidak terbatas."
"Kalau besok pagi bursa saham dibuka lagi dan harga saham Adhitama Group terus dijatuhkan, apakah uang Mommy akan cukup untuk menahannya?"
"Tidak, kan? Uang Mommy akan ikut tersedot habis ke dalam skema Paman Devan!"
Alana terdiam. Ia menatap Devran dengan raut wajah ragu. "Devran... apakah yang dikatakan Leo itu benar?"
Devran menundukkan kepalanya sejenak sebelum akhirnya m…
Detak Jantung Yang Merahasiakanmu
BAB 114
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 126 Episodes
Comments