BAB 9. FITTING BUSANA PENGANTIN

Ketukan pelan terdengar di pintu. Cika dan Sinta menoleh bersamaan.

"Permisi." Dokter Arman masuk ke dalam kamar bersama seorang perawat yang membawa tablet rekam medis. "Selamat sore."

"Selamat sore, Dok," sapa Cika sambil berdiri.

Sinta ikut tersenyum. "Sore, Dokter."

Dokter Arman membalas senyum mereka sebelum menghampiri ranjang pasien. "Bagaimana, Sinta? Setelah kemoterapi pertama tadi pagi, bagaimana rasanya sekarang?"

Sinta menjawab jujur. "Tadi sempat mual, Dok. Badan juga lemas. Tapi sekarang sudah lebih enakan."

Dokter Arman mengangguk pelan. "Itu termasuk reaksi yang cukup sering terjadi setelah kemoterapi pertama. Yang penting, mualnya sudah berkurang."

"Iya, Dok." Sinta mengangguk.

Dokter kemudian mulai memeriksa kondisi Sinta. Ia mengukur tekanan darah, memeriksa denyut nadi, suhu tubuh, serta menanyakan beberapa keluhan lain. "Masih pusing?"

"Sedikit, tapi nggak seperti tadi."

"Nafsu makan bagaimana?"

"Sempat nggak pengen makan. Tapi tadi siang aku tetap makan, walau sedikit."

"Bagus. Tetap diusahakan makan sedikit-sedikit tapi sering, ya."

"Iya, Dok." Lagi-lagi Sinta mengangguk.

Setelah pemeriksaan selesai, dokter menoleh kepada Cika. "Secara umum kondisi Sinta cukup baik setelah kemoterapi pertama. Untuk sementara kami belum melihat adanya efek samping yang mengkhawatirkan."

Cika mengembuskan napas lega. "Alhamdulillah."

"Meski begitu, beberapa hari ke depan tetap perlu dipantau. Kalau muncul demam tinggi, muntah terus-menerus, atau keluhan lain yang berat, segera laporkan kepada perawat atau dokter jaga."

"Baik, Dok. Terima kasih." Cika membungkukan sedikit tubuhnya.

Dokter tersenyum hangat. "Tetap semangat, ya. Pengobatan ini memang membutuhkan proses, tetapi kami akan berusaha memberikan penanganan yang terbaik untuk Sinta."

"Iya, Dok," jawab Cika dengan penuh harap.

Dokter kemudian mengusap lembut kepala Sinta. "Dan kamu juga harus tetap semangat."

Sinta mengangguk sambil tersenyum. "Siap, Dok. Aku mau cepat sembuh."

"Itu baru pejuang yang hebat…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!