Tapi saya tdk mau su udzon.sebab itu bisa membuat kita tidak bisa melangkah jauh.sambil menggelengkan kepala dan menepuk wajah saya untuk bangun langsung pergi kekamar mandi melaksanakan sholat malam
Tak terasa waktu berlalu .pabrikku yang sekarang mau tutup dan sebelum tutup pabrikku menawarkan siapa saja yang mau keluar dan yg tdk mau keluar bisa kerja dipabrik pusat maksudnya pindah.karena pabrikku ini hanya cabang.tapi kami tdk keluar dengan tangan kosong tapi kami akan mendapatkan pesangon.pesangon berapa kami tdk tahu.
Setelah mendapat kabar ada penutupan.kami diberi 1 hari untuk memikirkannya dan besok kami harus tanda tangan untuk mendaftar keluar. saat pulang saya cerita pada ibu saat kami sedang keadaan santai .dan memohon izin untuk keluar uangya buat untuk pernikahan adikku.ibu ingat adik marah pada kita karena ngebet mau nikah.sedangkan ibu tdk punya uang.biar uang putri yang digunakan .soal pekerjaan nanti putri cari lagi bu.
"Maafkan ibu put,ibu tdk berdaya"
"tidak apa apa bu .pasrahkan sama diatas .aku juga tdk mau ibu kena sasaran lagi sama adik dengan marah 2 yang tdk jelas"
"Sekarang ibu tenang ya .dan tidur buat besok"karena tak terasa waktu berjalan.dan tanpa sadar berbicara /mengobrol itu panjang dan melebihi waktu jam tidur.juga aku kasihan melihat beliau kecapekan .kecapekan dalam tubuhnya dan pikirannya
"ya ibu akan tidur tapi kamu juga secepatnya tidur ya "sebagai balasan aku cuma menganggukkan kepala aja
akhirnya aku melihat ibu udah tidur .aku masih duduk diam disofa ruang tengah .sambil aku merenung kembali tentang adikku mau menikah dan dadaku sesak saat dia marah padaku dengan memakiku dan membentakku dengan kasar.
Dan seperti sebuah film terekam dipikiranku saat ini
Flashback
Adikku pada saat itu sedang kuliah tinggal semester terakhir.dan kurang 1 tahun lagi dia bisa jadi sarjana S1 .di perusahaan dia bekerja bertemu dengan seorang wanita yg disukainya.dan wanita itu minta adikku untuk menikahinya.tp adikku bilang sabar tunggu…
Takdir Yang Direnggut
Bab 25
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 65 Episodes
Comments