"Toooloooongggg...," teriak Celline dengan suara paling keras baginya, tapi di telinga orang lain seolah rintihan menyesakkan.
Orang yang mengaku bernama Sean itu menatap tak percaya saat melihat pemandangan dalam rumah.
Celline berlari ke arah Sean tanpa ragu, meski dibawah todongan senjata.
Firman refleks menarik pelatuk, tak ingin kehilangan tawanan nya itu.
Dor....
Sebuah tembakan terlepas, dan tubuh itu pun luruh di lantai dengan bersimbah darah.
"Apa yang kalian lakukan?" pria bernama Sean itu menahan sebelum badan itu benar-benar menyentuh lantai.
"Bereskan dia sekalian!" perintah Firman dengan senjata mengarah tepat di dahi Sean. Sementara Sean sibuk menahan luka dengan bebat tekan agar darah yang keluar tak bertambah banyak.
"Angkat tangan!" suruh pria berpostur tinggi besar yang paling dekat dengan Sean.
Sean mengangkat tangan sesuai perintah, sementara cewek yang bersimbah darah itu berada dalam pangkuan dengan nafas yang mulai melemah.
"Tunggu apa lagi? Bereskan dia!" Firman memberikan perintah ulang.
"Baik tuan," pria itu bersiap menarik pelatuk. Sean memejamkan mata dan harus bisa berpikir cepat.
Sean merasakan hembusan yang mengarah tepat ke kepala, refleks dia menoleh dan menggeser posisi kepala.
"Sialan, dia tak bisa kita anggap remeh," selongsong pria itu mengenai tempat kosong.
Sekarang ujung pelatuk tepat menempel di pelipis Sean.
"Tuan, saya ini cuman pengantar makanan. Saya tak ingin terlibat, jadi biarkan saya pergi. Tenang saja, saya tak akan bilang ke siapapun apalagi pihak berwajib," mohon Sean.
"Banyak omong," Firman menendang badan Sean hingga limbung. Cewek pingsan yang berada di paha nya ikut terguling.
"Kalian tolong saja cewek ini, jangan hiraukan saya," lanjut Sean memohon.
Firman hendak menarik pelatuk senjata saat tiba-tiba...
"Tempat ini sudah dikepung. Siapa saja yang berada di dalam kami minta kerjasama nya," suara bariton dengan pengeras suara dari luar rumah.
Sean ditarik paksa. Dengan tangan diikat erat, dan ujung pelatuk bel…
Akulah Pewaris Sesungguhnya
Kondisi Darurat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments