Perjalanan pulang berlangsung santai. Raka duduk di kursi belakang sambil memangku akuarium kecil pemberian Desi.
Sesekali Raka tersenyum melihat ikan-ikan kecil itu berenang ke sana kemari.
Arya yang mengemudi sesekali melirik melalui kaca spion.
"Jangan digoyang-goyang ya, Raka.."
"Nanti ikannya pusing." kata Arya.
Raka langsung tertawa. "Ikan bisa pusing juga, Om?"
"Bisa saja." jawab Arya.
"Kalau Om muter-muter terus, Om juga pusing kan?" jawab Arya kembali.
"Iya juga." jawab Raka.
Aurel hanya menggeleng sambil tersenyum melihat tingkah keduanya.
Beberapa menit kemudian, Raka kembali membuka percakapan.
"Om."
"Iya?"
"Kalau nanti Om nikah sama Mama..."
"Aku sama Mama tinggal di rumah Nenek Desi ya?"
Arya tersenyum. "Tidak."
"Kenapa?" tanya Raka.
"Soalnya Om sudah punya rumah sendiri."
"Oh..." Raka mengangguk pelan.
Lalu rasa penasarannya kembali muncul.
"Rumah Om besar?"
Arya tertawa kecil. "Ya... lumayan."
"Di rumah Om ada kolam ikan?" tanya Raka.
Arya berpikir sebentar sebelum menjawab. "Kolam ikan ada."
"Jangankan kolam ikan...kolam renang juga ada." jawab Arya.
"Hah?" Mata Raka langsung membulat.
"Beneran?" tanya Raka lagi.
"Iya." jawab Arya.
"Kolam renang yang besar?" tanya Raka.
"Cukup buat berenang." jawab Arya.
"Waaah..." Raka sampai membuka mulut karena kagum.
"Berarti rumah Om kayak di televisi?"
Arya kembali tertawa. "Mungkin."
"Di sana ada ikan koi juga?"
"Ada."
"Terus ada taman?"
"Ada."
"Pohon mangga?"
"Ada."
"Mainan?"
Arya berpikir sejenak. "Kalau mainan memang tidak banyak."
"Nanti kita beli."
"Yeay!" Raka langsung bertepuk tangan kegirangan.
"Om..."
"Aku boleh main ke rumah Om?"
"Tentu boleh." jawab Arya.
"Besok?" tanya Raka.
Arya tertawa semakin lebar. "Nanti kita atur ya."
Di kursi depan, Aurel sudah menutup wajahnya dengan satu tangan.
"Raka..." panggil Aurel.
"Iya, Ma?" jawab Raka.
"Jangan banyak bertanya."
"Om Arya nanti capek." kata Aurel.
"Tapi Raka penasaran." jawab Raka.
Arya langsung tersenyum. "Tidak apa-apa."
"Aku senang kok."
Raka kemb…
Malam Saat Aku Melahirkan, Suamiku Bersama Sahabatku
Bab 76
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments