Laju kendaraan perlahan melambat begitu memasuki pekarangan sebuah rumah tua yang tampak sunyi. Rumah peninggalan almarhumah nenek Maira itu berdiri dengan kokoh, dilingkupi pohon-pohon rindang yang membuat suasananya terasa meneduhkan namun sekaligus sepi. Mobil taksi yang membawa Maira dan Aisyah akhirnya berhenti sempurna di depan teras. Tak lama kemudian, deru halus suara motor matic milik Fatih terdengar menyusul di belakang, mengekor dengan setia bagai pelindung yang memastikan mereka sampai tanpa kurang satu apa pun.
Aisyah dengan penuh kesabaran turun terlebih dahulu, lalu berputar untuk membukakan pintu mobil dan memapah tubuh Maira yang masih terasa kaku. Dengan langkah yang sengaja diseret pelan, Maira menapakkan kakinya di teras rumah. Hijab instan hitam pemberian Fatih tampak bergerak pelan ditiup angin sore, membingkai wajahnya yang pucat.
Setelah berhasil menuntun Maira duduk di sofa ruang tamu yang bersih, Aisyah meletakkan tas berisi obat-obatan di atas meja. Gadis itu menatap Maira dengan pandangan mata yang sarat akan rasa khawatir.
“Mbak, istirahat total ya di kamar setelah ini. Nggak apa-apa kan kalau malam ini aku tinggalin sendiri?” tanya Aisyah dengan nada yang berat, sebenarnya merasa tidak tega membiarkan sahabatnya sebatang kara di rumah sebesar ini dalam kondisi pasca-kecelakaan.
Maira memaksakan sebuah senyuman tipis, mencoba mengusir kecemasan dari wajah adik tingkatnya itu. “Gak apa-apa, Syah. Santai aja. Besok juga gue udah bisa masuk kerja lagi di kafe kok, lihat aja nanti... jadi Lo jangan khawatir berlebihan gini ah,” ucap Maira dengan nada ceplas-ceplos khasnya yang sengaja dikeluarkan untuk menutupi rasa linu di bahunya.
“Loh! Mbak Maira, jangan dong!” protes Aisyah seketika dengan dahi berkerut cemberut. “Bahu Mbak itu masih memar, pelipisnya juga baru dijahit. Mbak harus benar-benar cukup istirahat dulu beberapa hari ini. Jangan keras kepala deh.”
Di tengah perdebatan kecil kedua wanita itu, Fatih melangkah masuk ke dalam ruang…
SAJADAH Di Atas BARA
NAMA BARU DI BALIK GERIMIS SORE
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments