Sumpah Darah di Atas Puing

Asap tebal yang berbau hangus perlahan mengubur sisa-sisa kemegahan aula utama benteng timur. Di tengah reruntuhan pilar yang membara, Hana masih berdiri dengan kokoh. Pendar cahaya suci dari tusuk konde emas di genggamannya bergetar hebat, menahan hantaman hawa panas yang terus menguar dari tubuh Kai di belakangnya. Keringat dingin membasahi pelipis gadis suci itu, namun sepasang matanya tidak berkedip sedikit pun menatap tiga wanita yang kini mengepung mereka.

Kai terengah-engah, merasakan gesekan menyakitkan antara amarah naga yang menuntut darah dan kesadarannya yang mulai terkikis. Tatapannya tertuju pada punggung Hana. Kebenciannya pada klan selatan membuat hatinya terus berbisik bahwa ini adalah bagian dari sandiwara.

"Menyingkirlah, Hana," geram Kai, suaranya berat dan bergetar hebat. "Jangan berlagak menjadi penyelamatku setelah apa yang klanmu lakukan pada perbatasan ini. Kau hanya ingin aku berutang nyawa padamu, bukan?"

Hana tidak berbalik, namun bahunya tampak menegang mendengar tuduhan itu. "Jika aku menginginkan kematianmu atau darah nagamu, Kai, aku tidak akan berdiri di sini menjadi perisaimu! Aku bisa saja membiarkan Mai dan Rei mengoyakmu sejak tadi!"

Mai melangkah maju dengan tawa kecil yang mengejek, ujung belatinya sengaja digoreskan pada permukaan puing batu hingga memercikkan api. "Dengar itu, Kai? Adik seperguruanku yang manis ini sedang mencoba menjadi pahlawan. Sayang sekali, sumpah darah perguruan kita tidak mengizinkan adanya pengkhianat, Hana."

"Aku tidak mengkhianati perguruan, Mai!" balas Hana tajam, suaranya meninggi memecah gemuruh api. "Kau yang menodai sumpah kita sejak kau bersekutu dengan Rei demi kekuasaan kotor ini!"

Rei, yang sejak tadi mengamati dengan pandangan dingin, akhirnya mengangkat tangan kanannya. Isyarat itu membuat beberapa bayangan prajurit penjaga benteng yang telah ia batasi kesetiaannya mulai muncul dari balik reruntuhan pintu aula, mengepung posisi Kai dan Hana dengan tombak terhunus.

"Sudah cukup dramanya,"…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
Episodes

Updated 40 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!