Ketika badai di bursa efek, Selat Karimata, hingga kudeta internal Paman Aryo berhasil diredam oleh draf hukum Aura dan kekuatan taktis Devanandra, Menara Bratadikara akhirnya mereguk keheningan yang absolut. Namun, bagi sepasang penguasa takhta yang telah terbiasa hidup di dalam kepulan asap mesiu dan draf regulasi makro, ketiadaan musuh dari luar justru mengendapkan sisa-sisa ketegangan ke dalam ruang yang paling rapuh: meja makan rumah tangga mereka.
Rumah utama Bratadikara yang terletak di kawasan privat Menteng dilingkupi sunyi yang ganjil. Desau angin malam yang menerpa dedaunan di halaman luas tidak mampu mengusir kebekuan yang merayap di dalam ruang keluarga berlantai marmer putih tersebut.
Di sudut ruangan, sebuah ayunan bayi elektronik bergerak konstan tanpa suara, mengayun Gavinandra kecil yang telah terlelap pasca-menyusu. Namun, beberapa meter dari sana, atmosfer di sekitar meja kerja privat Aura Kirana terasa begitu pekat.
Ketuk... Ketuk... Ketuk...
Suara ketukan ujung pulpen Montblanc milik Aura di atas permukaan meja kaca menjadi satu-satunya ritme yang terdengar. Aura masih mengenakan kemeja sutra putih gadingnya dengan kancing teratas yang sengaja dibuka, memberikan kesan lelah namun tetap anggun. Di hadapannya, tiga sabak digital menampilkan draf Protokol Keamanan Domestik Mutlak yang baru saja ia susun.
"Gue rasa, lo membawa draf kerjaan kantor ke dalam kamar tidur kita terlalu jauh malam ini, Aura," sebuah suara bas yang berat dan dingin memecah keheningan dari arah pintu balkon.
Devanandra Bratadikara berdiri di sana, bersandar pada kusen pintu kayu jati dengan segelas wiski di tangan kanannya. Kaos hitam polos yang melekat di tubuh tegapnya memperlihatkan gurat otot yang masih tegang sisa operasi militer di Sumatra kemarin. Sepasang mata elangnya menatap tajam sabak digital di meja Aura, memancarkan riak defensif yang murni.
Aura tidak menghentikan ketukan pulpennya. Ia mendongak, menatap langsung ke dalam manik mata suaminya dengan pandangan…
Bad Boy X Good Girl (Musuh Jadi Cinta)
Bab 48
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments