Sakit Yg Terluka

Aku melihat ke arah jam dinding menunjuk pukul 21.00, namun mas bayu belum juga pulang dari kerjanya padahal tadi aku sudah mengirim pesan dan juga menelfonya beberapa kali masih dia tidak angkat, apalagi membalas pesanku..

"Dimana kamu mas?" Resahku dalam hati karena jujur aku sangat takut karena mas Bayu tadi berangkat dengan sekar...

"Yu... Bayu kemana kok belum pulang, mbok y di telfon atau gimana!" Perintah mamaku..

"Sudah ma.. Tapi gak di angkat, aku kirim pesan pun gak di balas.. "

"Makanya jadi istri tu jaga penampilan, gak tiap hari cuma pakai daster melulu, muka tu juga di rawat biar suami gak tengok kanan tengok kiri, jangan salahkan Bayu kalau dia main belakang"

"Ma.. Mama kok bilang gitu sih, Ayu seperti ini juga karena mas bayu gak pernah beliin ayu bedak, gak pernah beliin ayu baju.. "

"E... Berani bantah kamu ya! seharusnya kamu juga harus bisa atur keuangan" Ucap mamaku yang aku rasakan nada bicaranya sudah mulai keras...

"Ma.. Uang 15rb dapet apa sih, mama kan juga wanita, pasti tau kan kebutuhan dapur seperti apa. "

"Ya kamu yang harus pinter pinter ngatur, dasar mantu g****k." Umpat mama mertuamu..

"Ma!!!" Bentakku

Namun sebelum aku lanjutkan pertengkaran dengan mamaku, aku mendengar suara motor mas Bayu berhenti di depan rumah..

Aku segera berlari keluar..

"Mas" Kataku ketika melihat dia sudah masuk ke dalam rumah..

"Maaf membuatmu khawatir" Kata mas Bayu sembari memberikan helm kepadaku dan

CUP

Dia mengecup keningku..

Seketika itu juga marahku, kecurigaanku, rasa penasaran ku seketika hilang karena kecupan mas Bayu...

"Maaf, mas tadi lembur sibuk banget sampai gak sempat balas pesanmu " Lanjut mas Bayu sembari membelai wajahku..

"Iya mas.. Maaf aku tadi sempat curiga sama mas. "

Mas bayu pun tersenyum padaku hingga membuat sedikit tenang.

"Mandi dulu mas, aku sudah siapkan air hangat.. "

"Hhhmmmm...Nanti mas minta ya" Goda mas Bayu berbisik sambil mencubit bokongku...

"Masss.. " Manjaku..

Dan akhirnya semua terjawab.. Mas Bayu memang benar benar masih mencintaiku..

Selepas mas Bayu mandi, dia segera masuk kamar dan ganti baju.. Dan akupun sudah menunggu dia di kamar dengan penuh harap dan benar kami melanjutkan dengan memadu kasih yang sudah aku harapkan sejak lama..

"Aku mencintaimu mas" ucapku lirih dalam pelukannya ketika kami sudah selesai melakukan kewajiban kami sebagai suami istri..

CUP...

"Aku juga mencintaimu, sudah lekaslah tidur kamu pasti lelah, mas juga capek. " Kata mas Bayu lalu dia memeluk dan mendekatkan tubuhku merapat ke tubuhnya. Dan ku rasakan dekapanya begitu hangat. Delapan yang sudah lama tidak aku dapatkan dari suamiku.

Aku sungguh bahagia, ternyata yang aku takutkan hanya sebatas ketakutanku saja..

**

Hampir tengah malam aku terbangun karena getar dari handphone mas bayu..

Dret.. Dret.. Dret.

Dia menaruh Handone-nya di meja dekat ranjang tidurku..

Aku segera mengambilnya dan aku melihat isi pesanya...

[Terima kasih mas] Pesan dari sekar...

Aku mengerutkan dahiku...

"Maksud dia apa mengirim pesan itu pada mas Bayu tengah malam begini?"

Dan aku melihat dari semua pesan masuk mas bayu dan panggilan semua normal tidak ada yang mencurigakan.

[Kenapa gak balas mas? Apa istri mas belum tidur? ] sekar..

DEG..

"Pasti ada yang tidak beres dengan mereka berdua" Kesal ku dalam hati...

Aku lalu melihat ke arah mas bayu yang sedang tertidur pulas..

Aku periksa seluruh tubuhnya secara diam diam namun tidak ada yang mencurigakan.

Aku pun langsung pergi mencium baju yang di pakai mas Bayu tadi..

Namun aku mencium parfum yang beda di baju mas Bayu.. Ini parfum perempuan..

Aku menelan salivaku sendiri..

"Ya Tuhan jangan sampai suamiku bertindak jauh, " Doaku dalam hati..

Namun aku tidak mungkin menuduh dia dengan hanya bukti seperti ini. Dan juga sikap mas bayu juga tidak menandakan kalau dia berselingkuh...

" jika aku harus mengetahui hal yang terburuk dari suamiku tunjukkanlah, aku tidak ingin terus di bohongi" Doaku dalam hati sambil meremas baju yang di pakai mas Bayu tadi...

Pagi hari ku masih sama seperti biasanya, Dan akupun masih memasak yang sama dengan kemarin..

"Yu...! " Panggil mas Bayu dengan nada suara keras.

"Iya mas"

"Aku sudah bilang, jangan masak ini lagi... Masih masak lagi! Bosan aku! " Bentaknya...

"Mas.. Kemarin mas cuma kasih Ayu 10rb, hanya itu yang bisa Ayu beli"

"Harusnya kemarin kemarin kamu harus nyisihin uang yang aku kasih, kamu kalau di kasih tau selalu kebanyakan alasan! "

"Mas, uang yang mas kasih ke Ayu sudah mepet, mana bisa aku nyisihin lagi "

PLAKKKK...

Tamparan keras di wajahku...

"Terus bantah kalau di kasih tau suami! " Bentak mas Bayu lagi..

Namun kali ini bukan hanya pipiku yang sakit, namun juga hatiku..

Hampir 5 tahun aku terus menerima perlakuan seperti ini, namun hanya diam..

"Mas.. Kamu dan Sekar kemarin ngapain" Ucapku sambil masih memegangi pipiku yang perih akibat tamparannya..

"Maksud kamu apa? Kamu mau menuduhku lagi? "

"Iya.. Aku mencium bau parfum Sekar di bajumu.. Kalian kemarin kemana? Jangan bilang kalau kamu tidur denganya! " Teriakku..

"Jaga ucapanmu! " Bentak mas bayu..

"Kamu sudah mulai ngelunjak ya! Berani kamu! " Ucap mas Bayu sembari menekan wajahku dengan ibu jari dan jari telunjuknya...

Aku melepas tangan mas Bayu dari wajahku..

"Aku sudah bilang mas, aku akan sabar jika kamu perlakukan aku apapun namun tidak dengan main wanita! " Teriakku...

PLAKKK...

tamparan keras sekali lagi mendarat di wajahku.. Hingga ujung bibirku mengeluarkan darah...

"Mas" Tanggisku..

"Ayu... Ya ampun, pagi pagi dah buat keributan, suami mau berangkat kerja malah di ajak ribut. Mau kamu apa! " Bentak mamaku semakin membuat hatiku sakit..

"Ni uang buat beli makan enak, bosan aku makan sop terus" Kata mas bayu sambil melempar 3lembar uang kertas ke muka ku..

Sakit... Sakit sekali.. Aku yang notabenya memiliki harga diri tinggi, namun disini aku seakan tidak mempunyai harga diri sama sekali..

Dalam tangisanku, aku hanya bisa terdiam mendapat perlakuan itu..

"Bunda.. " Tangis Angel dari kamar terdengar...

Aku segera mengambil 3 lembar uang 10rb an lalu ke kamar..

"Maafkan bunda sayang. " Kataku sambil memeluk Angel, Kami berdua menangis bersama. Anakku seolah mengerti kesakitan yang aku rasakan kali ini. Kesakitan ketika tidak di hargai sama sekali oleh suamiku.

Aku melihat ke kaca bibirku agak pecah dan pipiku agak membiru karena tamparan keras 2 kali pagi ini.

"Ya Allah sampai kapan aku harus terus bersabar mendapat perlakuan seperti ini"

Seketika aku teringat ibu ku..

"Ibu.. Ayu kangen...ibu.. Ayu butuh pelukanmu... Ayu sakit bu" Kataku dan airmataku menetes deras... Aku yang dulu anak manja dan selalu di sayang oratuaku harus menelan pil pahit menerima kenyataan bahwa aku menderita dengan pernikahan ini. Pernikahan yang berawal dari sebuah kesalahan dan pernikahan yang membuat seluruh keluargaku malu.

Terpopuler

Comments

Afri

Afri

rasakanlah .. perkara harga diri
dasar ayu goblok
d tampar berulang x d hina .. ttap aja tinggal SM suami dan mertua
BKN pergi
katanya anak org kaya

2026-08-06

0

lihat semua
Episodes
1 Sikap Pelit Dan Keraguan Yg Menyakitkan
2 Kecurigaan Nyata
3 Sakit Yg Terluka
4 Semua Telah Berakhir
5 Sakit Dan Harapan
6 Meninggalkan Luka
7 Mulai Hidup Baru
8 Duda Kaya
9 Sosok Tampan Yg Di Nanti
10 Awal Pertemuan & Kontrak Kerja
11 Akan Kubuat Kamu Terpesona
12 Gadis Penuh Misteri
13 Tawaran Seratus Juta
14 Kontrak Menjadi Istri Bohongan
15 Perubahan Jadi Wanita Berkelas
16 Bertemu Sahabat
17 Perasaan Yg mulai Tumbuh
18 Permainan Hati Yg Dimulai
19 Ciuman Tak Sengaja
20 Cinta Yang Rumit
21 Cemburu Dan Rayuan
22 Hadia Dan Rasa Takut
23 Pertemuan Yg Tak Diinginkan
24 Rencana Pembalasan Dendam
25 Balas Dendam Yg Sempurna
26 Teka Teki Sebastian
27 Kemarahan Tevani & Penghiatan
28 Pertengkaran Di Tempat Umum
29 Dia Spikopet
30 Rencana Jahat Untuk Ayu
31 Rahasia Mulai Terbuka
32 Pengakuan Yg Mengubah Segalanya
33 Ancaman Yg Mengintai
34 Pertemuan Yg Tegang
35 Mantan Kekasih
36 Momen Yg Tak Terlupakan
37 Pertemuan Yg Tegang
38 Rencana Balas Dendam
39 Tamparan Untuk David
40 Rahasia Yg Mulai Terbuka
41 Rahasia Pernikahan Kontrak
42 Penyesalan Yg Terlambat
43 Di Luar Kendali
44 Luar Kendali
45 Antara Cinta Dan Masa lalu
46 Pernikahan Kontrak
47 Kontrak Terobek
48 Cinta Yg Menggelikan
49 Kemarahan Yg Membara
50 Hari Pernikahan
51 Ancaman David
52 Malam Penuh Gairah
53 BAB 53
54 Kemarahan Dady
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
Episodes

Updated 57 Episodes

1
Sikap Pelit Dan Keraguan Yg Menyakitkan
2
Kecurigaan Nyata
3
Sakit Yg Terluka
4
Semua Telah Berakhir
5
Sakit Dan Harapan
6
Meninggalkan Luka
7
Mulai Hidup Baru
8
Duda Kaya
9
Sosok Tampan Yg Di Nanti
10
Awal Pertemuan & Kontrak Kerja
11
Akan Kubuat Kamu Terpesona
12
Gadis Penuh Misteri
13
Tawaran Seratus Juta
14
Kontrak Menjadi Istri Bohongan
15
Perubahan Jadi Wanita Berkelas
16
Bertemu Sahabat
17
Perasaan Yg mulai Tumbuh
18
Permainan Hati Yg Dimulai
19
Ciuman Tak Sengaja
20
Cinta Yang Rumit
21
Cemburu Dan Rayuan
22
Hadia Dan Rasa Takut
23
Pertemuan Yg Tak Diinginkan
24
Rencana Pembalasan Dendam
25
Balas Dendam Yg Sempurna
26
Teka Teki Sebastian
27
Kemarahan Tevani & Penghiatan
28
Pertengkaran Di Tempat Umum
29
Dia Spikopet
30
Rencana Jahat Untuk Ayu
31
Rahasia Mulai Terbuka
32
Pengakuan Yg Mengubah Segalanya
33
Ancaman Yg Mengintai
34
Pertemuan Yg Tegang
35
Mantan Kekasih
36
Momen Yg Tak Terlupakan
37
Pertemuan Yg Tegang
38
Rencana Balas Dendam
39
Tamparan Untuk David
40
Rahasia Yg Mulai Terbuka
41
Rahasia Pernikahan Kontrak
42
Penyesalan Yg Terlambat
43
Di Luar Kendali
44
Luar Kendali
45
Antara Cinta Dan Masa lalu
46
Pernikahan Kontrak
47
Kontrak Terobek
48
Cinta Yg Menggelikan
49
Kemarahan Yg Membara
50
Hari Pernikahan
51
Ancaman David
52
Malam Penuh Gairah
53
BAB 53
54
Kemarahan Dady
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!