BAB 4

Semalaman tadi Dirga tidak bisa tidur dengan nyenyak

Ia terus memikirkan Asha, perempuan yang meninggalkan dirinya tujuh tahun lalu

Bahkan sampai saat ini, saat ia sedang sarapan bersama dengan Reza ia terus melamun

" Lo mikirin apa sih Ga ? Asha ? "

Ucapan Reza membuat lamunan Dirga pecah

" Nggak, ngapain gue mikirin dia "

Ditengah obrolan mereka, dua sahabat Dirga Kevin dan Bayu ikut bergabung bersama

Kevin seorang dokter dan Bayu pengacara perusahaan, keduanya pun ikut tau mengenai masalalu Dirga dan Asha

" Ada apa nih ko mukanya serius banget sih sobat ? " ucap Bayu mencairkan suasana

" Soal Asha " jawab Reza

" Asha ? Dirga ketemu sama Asha ? " tanya Kevin

" Lebih dari itu, sekarang Asha itu sekretaris Dirga "

Bayu yang sedang meneguk minumannya langsung tersedak

" SERIUS ? " ucap Bayu dengan suara lantang

" Kecilin suara lo bodoh " ucap Dirga dengan wajah datar

" Sorry kaget, tapi serius ini ? " Bayu masih tidak percaya

" Ko bisa ? Maksudnya kenapa bisa Asha jadi sekretaris Dirga ? " tanya Kevin penasaran

" Lo tanya aja sama si Reza, kenapa bisa " ucap Dirga

" Oke gue ceritain nih, sabar sabar semuanya wahai sahabatku tercinta " ucap Reza

" Jadi malam itu gue lagi cari kandidat yang cocok buat Pak Dirgantara, lalu gue melihat satu nama kandidat yang menarik perhatian gue namanya Asha "

" Jadi gue terima aja, coba kalian pikir gue salah apa benar "

" Salah " jawab Dirga

" Salah dimana gue ? "

" Ya karena lo terima perempuan itu "

Reza tertawa

" Salah tapi ngajak tinggal satu rumah, salah tapi larang buat pacaran "

Dirga diam ..

" Kalau menurut gue ini waktu yang tepat sih Ga, buat lo tanya soal dulu kenapa dia pergi gitu aja " ucap Kevin dan Bayu mengangguk

" Bener, gue juga setuju. " Bayu menambahkan

" Udah nggak penting, gue udah nggak perduli juga " jawab Dirga ketus

" Biasanya yang ngomong ga perduli itu sebenarnya masih perduli " ucap Kevin dan Bayu mengangguk kembali

" Bener, gue juga setuju " jawab Bayu, Dirga yang kesal melempar sahabatnya itu dengan tissue

" Apasih Ga, gue emang setuju apa yang Kevin bilang "

" Gue serius Ga, walaupun emang udah berlalu tapi lo juga harus tau apa alasan dia Ga. " jelas Kevin

Dirga hanya diam sambil tersenyum kecil..

.....

Asha berdiri beberapa menit di depan gedung besar yang ada di hadapannya

Ia menarik nafasnya dalam dalam sebelun melangkah masuk kedalam

" Lo bisa Asha, lo bisa bekerja secara profesional "

Dengan penuh keyakinan, Asha melangkahkan kakinya masuk kedalam perusahaan besar itu.

Saat Asha hendak naik lift, tanpa di duga ada Dirga yang juga tengah menunggu lift.

" Pagi Pak Dirga " sapa Asha dengan canggung

" Pagi " jawab Dirga singkat

Begitu pintu lift terbuka, Dirga pun masuk kedalam dan di susul oleh Asha yang ikut masuk bersama dengan Dirga

Tak ada percakapan diantara keduanya selama berada di dalam lift, namun Dirga diam diam memperhatikan Asha dari pantulan dindig lift.

Begitu pintu lift terbuka, Dirga keluar dengan di ikuti oleh Asha.

" Asha "

Panggil Dirga sebelum masuk kedalam ruangannya

" Ya Pak ?"

" 10 menit lagi keruangan saya untuk jadwal saya hari ini "

" Baik pak "

Dirga pun langsung masuk kedalam ruangannya, begitu juga dengan Asha yang langsung duduk di kursi kerjanya

Didalam ruangannya Dirga langsung melepas jasnya dan mengendurkan dasinya

Entah kenapa ia tak bisa setenang biasanya pagi ini

Ucapan teman temannya terus memenuhi pikirannya

" Nggak gue udah ga perduli "

Dirga mencoba meyakinkan dirinya, namun nyatanya ia sendiri memang butuh jawaban mengenai masalalunya

Tak lama terdengar suara ketukan pintu yang memecahkan lamunan Dirga

" Masuk " ucap Dirga

Begitu pintu terbuka, masuk sosok yang sedang memenuhi isi pikiran Dirga

Tak lain perempuan itu adalah Asha, sekretaris barunya

" Permisi Pak Dirga "

Dirga pun mencoba untuk setenang mungkin

" Ya "

" Ini ada beberapa jadwal Pak Dirga yang saya dapatkan dari Pak Reza "

Dirga membacanya, dan bisa Dirga akui untuk pekerjaan pertamanya Asha berhasil membuat dirinya terkesan

" Oke " jawab Dirga singkat

" Baik Pak, kalau begitu saya permisi "

" Tunggu " ucap Dirga dengan cepat

" Ada apa Pak ? "

" Mulai malam ini, kamu sudah harus tinggal bersama saya "

" Baik pak "

" Oke, kamu boleh kembali keruangan kamu "

" Baik Pak, saya permisi "

Asha pun meninggalkan ruangan Dirga

Begitu keluar dari ruangan Dirga, Asha memegang dadanya yang terus berdebar dengan kencang

" Tenang Asha, lo harus tenang " Asha meyakinkan dirinya sendiri

...

Sore hari Asha merapihkan meja kerjanya untuk bersiap-siap pulang

Saat Asha tengah mematikan layar laptop miliknya, ia melihat Dirga yang sudah berdiri didepan ruangannya

" Pak Dirga, ada apa ya Pak ?"

" Sudah rapih ? "

" Sudah pak "

" Yasudah ayo, kamu ambil barang kamu dan ikut bersama dengan saya "

" Baik pak "

Asha segera bangkit dari kursi kerjanya, ia dan Dirga pun berjalan bersama menuju mobil Dirga

Rasanya sangat canggung ..

Bahkan selama perjalanan, Asha dan Dirga hanya berbincang mengenai jalan yang akan mereka lewati

Sekitar empat puluh lima menit, mereka pun sampai di apartemen tempat Asha menginap

" Pak Dirga tunggu disini aja, saya cuma ambil barang sebentar "

" Kenapa kamu ngatur saya ? hak saya kalau saya mau ikut naik "

" Hmm baik Pak "

Akhirnya Dirga pun mengikuti Asha untuk naik ke unit miliknya, namun lebih tepatnya unit milik Naufal

Asha berharap jika Dirga tidak bertemu dengan Naufal, karena Asha tau pasti Dirga akan terus bertanya soal Naufal

Namun harapan tinggal harapan, baru saja Asha dan Dirga masuk mereka sudah disambut oleh Naufal yang sudah pulang sejak tadi

" Asha.. " ucap Naufal terkejut melihat Dirga di belakang Asha

" Fal, ini Pak Dirga atasan gue sekarang "

Naufal mengulurkan tangannya dan Dirga menyambut uluran tangan itu

" Dirga "

Keadaan pun menjadi canggung

" Fal, gue mau ambil barang-barang soalnya gue harus tinggal dirumah Pak Dirga "

" Gue bantu siapin ya ? "

" Engga usah, gue udah rapihin semua ko. Makasih ya "

" Oke "

Asha pun masuk kedalam kamarnya

" Duduk Pak Arga " ucap Naufal dan Dirga mengangguk

Kini Dirga memiliki banyak pertanyaan

Kenapa Asha tinggal bersama dengan seorang pria ?

Siapa pria ini ? Mengapa mereka begitu akbrab ?

" Pak Dirga mau minum apa ? " tanya Naufal memecahkan lamunan Dirga

" Nggak usah, saya ga haus "

" Ohh ya baik "

Naufal sendiri merasa canggung dengan Dirga, karena selama ini ia hanya tau dari cerita Asha dan ini kali pertama mereka bertemu

Tak lama Asha keluar dengan koper besar ditangannya

" Sini gue bantu " ucap Naufal yang langsung bangun dari duduknya

"Enggak usah Fal, lo istirahat aja pasti lo cape kan "

" Hmm, kalau ada apa apa hubungin gue aja ya Sha "

" Iyah, gue pergi dulu ya Fal "

" Hati hati "

" Saya permisi " ucap Dirga yang ikut berpamitan

Naufal memandangi punggung Asha yang mulai menjauh, entah kenapa rasanya berat melepas Asha pergi bersama dengan Dirga

Saat Asha menarik koper besarnya, Dirga menarik koper itu dari tangan Asha

" Pak Dirga, saya bisa sendiri pak "

" Saya nggak mau ada orang yang nilai saya buruk, membiarkan perempuan menarik koper besar sedangkan saya hanya diam "

" Terimakasih Pak Dirga "

Dirga langsung memasukan koper itu kedalam bagasinya, dan segera mereka pergi menuju rumah Dirga

Selama perjalanan tak ada percakapan diantara keduanya

Walaupun sebenarnya, banyak pertanyaan yang ingin Dirga tanya mengenai pria yang tinggal bersama dengan Asha

Hingga akhirnya mereka pun tiba dirumah Dirga, rumah itu cukup besar dan hanya Dirga yang menghuni rumah itu

Dirga menunjukkan kamar Asha, kamar itu tepat di depan kamar Dirga

" Ini kamar kamu, saya permisi "

Dirga pun langsung masuk kedalam kamarnya meninggalkan Asha

Baik Dirga dan Asha, keduanya sama sama menyimpan luka dari masalalu yang belum benar benar selesai

Episodes
1 BAB 1
2 BAB 2
3 BAB 3
4 BAB 4
5 BAB 5
6 BAB 6
7 BAB 7
8 BAB 8
9 BAB 9
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94
95 BAB 95
96 BAB 96
97 BAB 97
98 BAB 98
99 BAB 99
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108
109 BAB 109
110 BAB 110
111 BAB 111
112 BAB 112
113 BAB 113
114 BAB 114
115 BAB 115
116 BAB 116
117 BAB 117
118 BAB 117
119 BAB 118
120 BAB 120
121 BAB 121
122 BAB 122
123 BAB 123
124 BAB 124
Episodes

Updated 124 Episodes

1
BAB 1
2
BAB 2
3
BAB 3
4
BAB 4
5
BAB 5
6
BAB 6
7
BAB 7
8
BAB 8
9
BAB 9
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94
95
BAB 95
96
BAB 96
97
BAB 97
98
BAB 98
99
BAB 99
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108
109
BAB 109
110
BAB 110
111
BAB 111
112
BAB 112
113
BAB 113
114
BAB 114
115
BAB 115
116
BAB 116
117
BAB 117
118
BAB 117
119
BAB 118
120
BAB 120
121
BAB 121
122
BAB 122
123
BAB 123
124
BAB 124

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!