Bab 33 - Belajar Berdiri Kembali

​​Pagi itu, sinar matahari menyelinap melalui celah-celah jendela ruang tamu. Cahaya hangat itu memenuhi rumah kecil yang kini terasa jauh lebih sunyi.

​Arkana sudah bangun sejak subuh. Di dapur, ia memotong bawang dan mengocok telur untuk membuat nasi goreng. Namun, tak ada lagi suara lembut yang menyapa. Tak ada obrolan hangat yang menemani. Hanya bunyi spatula yang beradu dengan wajan.

​Saat mengambil piring di lemari, gerakan Arkana terhenti. Di sudut rak masih tersimpan tiga mangkuk kecil bergambar beruang. Mangkuk yang dulu ia beli sambil membayangkan Eka, Dwi, dan Tri berebut makanan.

​Arkana mengembuskan napas berat. Ia menutup kembali lemari itu tanpa menyentuh ketiga mangkuk tersebut. "Belum saatnya..." bisiknya lirih.

​Klek. Pintu kamar terbuka. Hanifah melangkah keluar dengan wajah pucat dan mata sembap.

​Arkana memaksakan senyum tipis di bibirnya. "Selamat pagi, Dek."

​"Pagi, Mas," sahut Hanifah lirih.

​"Ayo, sarapan dulu. Mas sudah buatkan nasi goreng," panggil Arkana menarikkan kursi.

​Hanifah mengangguk pelan. "Iya, Mas."

​Mereka duduk berhadapan. Hening. Hanya bunyi sendok yang berdenting menyentuh piring. Meja makan yang dulu penuh tawa kini terasa begitu membisu.

​Selesai makan, Hanifah membawa piring ke dapur. Saat kembali ke ruang tamu, matanya tertuju pada sapu di sudut ruangan. Ia meraih gagang sapu itu.

​Arkana yang melihatnya spontan bangkit berdiri. "Dek, Mas saja yang menyapu."

​Hanifah menggeleng pelan. "Aku ingin menyapu, Mas."

​"Tapi kata dokter kamu harus banyak istirahat—"

​"Aku sudah jauh lebih baik, Mas," potong Hanifah menatap suaminya. "Aku cuma ingin melakukan sesuatu. Kalau terus diam di kamar... aku selalu teringat mereka."

​Kalimat itu membuat Arkana terdiam. Ia mengangguk pelan. "Kalau capek, langsung berhenti ya."

​"Iya, Mas," janji Hanifah mulai mengayunkan sapu perlahan.

​Saat sapunya menyentuh bawah lemari, terdengar bunyi benda kecil bergeser. Hanifah berjongkok dan meraih benda itu. Sebuah kerincingan bayi berbentuk bin…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!