Senja telah tiba dan aku masih setia di balkon kamar yang saat ini aku singgahi. Hidup di lingkungan keluarga Ahnal Ihsan membuatku sangat nyaman. Mendapatkan cinta yang sangat besar, di sayangi dan di kasihi.
Terus berkelana ke alam mimpiku merajut masa depanku nantinya. Apakah aku harus setia menanti dirinya yang sama sekali tidak ku ketahui perasaanya itu. Atau harus melepaskan dirinya untuk selamanya dan kembali membuka hatiku untuk orang lain.
Tapi siapkah diriku menggantikan dan menggeser namanya dengan nama orang lain?
Mas....aku begitu mencintaimu meski sikapmu kepada selama ini jauh dari kata baik. Tapi entah kenapa aku sangat mencintaimu
Meski aku tau mustahil bagiku mendapatkan cintamu sedang di hatimu sudah ada nama seseorang yang sekarang hidupnya telah abadi.
Jauh di lubuk hatiku yang paling dalam, aku sangat menginginkan bisa hidup bersamamu meski itu adalah mustahil sekalipun. Tapi bukankah aku boleh berharap? meski nantinya hal itu tak akan pernah terjadi.
Ketukan di pintu membuatku tersadar dari lamunanku saat ini.
tok
tok
tok
tok
" Nia apa kau di dalam? " tanya orang di balik pintu.
" Ya siapa? " jawabku sekaligus bertanya siapa yang mengetuk pintu.
Aku beranjak dari tempat duduk ku dan membukakan pintu. Yang ternyata adalah kak Davina
" Nia, apa aku mengganggu mu? " tanyanya sekali lagi.
" Tidak kak aku juga cuma duduk di balkon saja " jawabku. Tersenyum ke arahnya merupakan yang terbaik untuk bisa menyembunyikan kesedihanku yang sesungguhnya.
Kak Vina masuk dan duduk di sofa yang ada di dalam kamar ku. Lebih tepatnya ini merupakan salah satu kamar tamu yang ada di rumah Ahnal Ihsan.
" Kau kenapa? apa yang kau pikirkan sampai wajahmu murung seperti ini? " Kak Vina seakan tau tentang kesedihanku. Apa mungkin terlihat jelas di wajahku? meski aku sudah bersusah payah menyembunyikan kesedihan ini dengan senyum palsuku.
" Aku tidak apa-apa kak " ucapku. Aku kembali tersenyum, mencoba menyembunyikan kesedihanku yang sebenarnya.
" Aku melihat ada ke…
Ajari Aku Untuk Mencintaimu
Haruskah aku melupakanmu?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments