Sebelum benar-benar melangkah keluar dari kamar rawat, Lulu sempat menyunggingkan senyum kecil yang dipaksakan. Ia berusaha sekuat tenaga mengabaikan raut cemas Lastri yang tampak kian gelisah sama sekali tidak menyadari bahwa di balik genggaman ponselnya yang erat, sang sahabat baru saja menerima pesan ancaman yang mengerikan.
"Oh iya, Las.. tadi suster sempat bilang kalau dokter spesialis yang menangani kamu hari ini adalah dr. Anna. Kata suster, kemungkinan kamu juga sudah diizinkan pulang hari ini" tutur Lulu, berusaha membuat suaranya terdengar senormal mungkin meski lidahnya terasa kelu saat menyebut nama wanita itu.
"Nanti siang aku bakal balik lagi ke sini buat jemput kamu, ya"
Tanpa menunggu balasan Lastri yang masih terpaku, Lulu segera berpamitan hangat seperti biasa yang selalu ia lakukan, lalu beranjak pergi.
Begitu pintu kamar rawat tertutup di belakangnya, senyum tipis di wajah Lulu seketika luntur. Langkah kakinya menyusuri koridor rumah sakit terasa begitu berat.
Rasa sakit, sedih, dan malu berbaur menjadi satu setiap kali bayangan pertemuan Angga dan dr. Anna semalam melintas di benaknya.
Lulu meremas tali tasnya erat-erat, merutuki dirinya sendiri dalam diam.
"Mengapa aku harus bersikap kekanak-kanakan seperti ini?" batinnya miris.
Dokter Anna adalah orang baik yang pernah menolongnya, dan Pak Angga... pria itu adalah atasannya dan tidak lebih. Perhatian-perhatian kecil, usapan lembut tisu di bibirnya hingga candaan singkat di minimarket semalam hanyalah kepedulian seorang atasan pada bawahannya. Namun, kepolosannya yang dungu justru membuat Lulu salah paham dan menggantungkan harapan terlampau tinggi.
"Kamu bodoh, Lulu. Sangat bodoh" serumpun penyesalan membakar dadanya. Ia merasa begitu berjarak dan tak sebanding jika disandingkan dengan sosok dr. Anna yang begitu anggun dan berpendidikan.
Takut dan enggan jika harus berpapasan dengan dr. Anna di koridor rumah sakit, Lulu mempercepat langkahnya. Ia setengah berlari menembus lobi utama da…
Angsa Cantikku
BAB 39 : KILAS DENDAM DI BALIK SEDAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments