Canda tawa yang sempat menghangatkan suasana kamar rawat inap itu perlahan mereda. Lulu, yang tadinya sibuk menyembunyikan rona merah di wajahnya akibat godaan Vika dan Rama, mendadak terdiam. Tatapannya tertuju pada ponsel yang tergeletak di atas meja kecil di samping tempat tidur.
Sebuah ingatan mendadak melintas di kepalanya, membuat raut wajahnya berubah cemas.
"Ya ampun... Aku lupa...Lastri!" cetus Lulu pelan, memegang dadanya sendiri.
"Kenapa, Lu?" tanya Vika heran, menghentikan sisa tawa yang masih menghiasi wajahnya.
"Aku lupa... Lastri kan juga dirawat di rumah sakit ini!" sahut Lulu panik. Ia meraih ponselnya dengan terburu-buru.
"Dia pasti nungguin aku dari tadi.... Mana aku belum sempat kasih kabar kalau aku pingsan dan ikut dirawat di sini"
Lulu dengan cepat mencari kontak sahabatnya itu lalu menekan tombol panggil. Ponselnya ditempelkan ke telinga dengan dada berdebar halus. Namun, yang terdengar di seberang sana bukanlah nada dering panjang, melainkan suara operator wanita yang datar.
“Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan...”
Lulu menarik ponsel dari telinganya, menatap layarnya dengan kening berkerut dalam. Ia mencoba menelpon sekali lagi, namun hasilnya tetap sama. Ponsel Lastri mati total.
"Gak diangkat? Atau mati HP nya?" tanya Rama yang memperhatikan raut wajah cemas Lulu.
"Nggak aktif, Ram..." jawab Lulu pelan, kegelisahan mulai merayapi hatinya.
"Gak biasanya HP Lastri mati pas jam segini. Aku takut dia nungguin aku sendirian dan malah jadi bosan atau mikir yang enggak-enggak karena aku belum juga datang..."
Lulu menyibakkan selimut rumah sakit yang menutupi kakinya, lalu berniat menurunkan kedua tungkainya ke lantai.
"Eh, eh! Kamu mau ngapain, Lu? Jangan banting tulang dulu.... kamu tuh baru sadar!" celeguk Vika kaget, refleks menahan bahu Lulu agar tidak nekat berdiri.
"Vika, Rama... tolong anterin aku ke kamar Lastri, ya?" panggil Lulu memohon, menatap kedua rekannya bergantian.
"Kamar rawatnya…
Angsa Cantikku
BAB 49 : KECURIGAAN YANG KELIRU
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments
Wawan
Cemen .... 🤭
2026-08-31
1