Venera menarik napas panjang, sengaja merapikan lipatan jilbab syar'i lebarnya dengan gerakan lambat yang penuh kepalsuan. Ia memasang senyum tipis yang terkesan manis, lalu melangkah anggun mendekati pasangan itu....
Matanya menyipit sinis, memindai penampilan Tania dari atas sampai bawah. Hari ini Tania mengenakan setelan celana kulot longgar, kemeja santai, dan pashmina bernuansa pastel yang menjuntai menutupi dada. Bagi Venera yang selalu menjual citra wanita paling alim dan sempurna di media sosial, gaya Tania dianggap sebagai celah empuk untuk diserang.
"Assalamualaikum.....Kak Ameer... ternyata sedang di sini,... bagaimana kabarmu" sapa Venera dengan nada suara yang dibuat-buat lembut, lalu mengalihkan pandangannya pada Tania.
Vanessa menyunggingkan senyum penuh sindiran halus. "Maaf ya, Kak... bukannya mau ikut campur. Tapi melihat pendamping Kak Ameer yang pakaiannya masih seperti ini... sangat disayangkan. Sebagai keluarga terpandang dan keluarga terhormat, bukankah Kak Ameer lebih cocok didampingi wanita yang penampilannya benar-benar menjaga kehormatan agama secara mutlak? Bukan yang masih setengah-setengah begini."
Ameer sudah pasang muka datar, matanya menyilat tajam siap menyemburkan kata-kata pedas. Namun, sebelum suaminya sempat membalas, Tania lebih dulu melangkah maju satu titik. Raut wajah Tania tampak begitu tenang, sama sekali tidak terpancing emosi.
Tania menyunggingkan senyum tipis yang sarat akan kecerdasan.
"Waalaikumsalam .... , wah , kebetulan sekali bertemu dengan mbak Venera di sini" sahut Tania dengan nada suara yang santai namun tegas menohok. "Urusan pakaian dan proses belajar seseorang dalam menutup aurat itu adalah urusan hatinya dengan Allah. Tapi soal siapa yang bersanding di pelaminan... bukankah itu masalah takdir?"
Vanessa menegang, alisnya bertaut.
"Jodoh, rezeki, dan kematian itu sudah tertulis rapi di Lauhul Mahfudz" lanjut Tania dengan pendar mata yang begitu tenang. "Sebagai manusia yang mengaku taat beragama dan berilmu…
Identitas Yang Tertukar
Bab 70
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments
suti markonah
kau tidak akan bisa mengalahkan tania, venera..sebelum rencana busuk mu itu berjalan, tania pasti sudah mempersiapkan kejutan untuk mu
2026-08-29
0
Ani Sulastri
silahkan berbuat semau mu venera , nanti kau rasakan sendiri akibat perbuatan mu ,..
lanjut thorr 💪💪🥰🥰
2026-08-29
0
Sri Supriatin
Wah Venera jgn salahkan Tania kalau nnti butikmu bankrut... 🤭🤭
2026-08-29
0