Bab.34

Untuk beberapa saat, keduanya seolah lupa bahwa mereka sedang berdiri di ambang pintu apartemen.

Tidak ada suara selain nafas mereka yang terdengar samar di antara keheningan malam.

Ciuman itu akhirnya terhenti ketika Agam perlahan menarik wajahnya. Namun, tidak dengan pelukannya.

Pria itu masih mendekap erat tubuh Alea. Beberapa detik kemudian, Agam kembali memajukan wajahnya, ia menyandarkan dahinya pada dahi Alea.

Keduanya sama-sama memejamkan mata. Mencoba menormalkan lagi nafas yang memburu setelah ciuman itu terjadi.

Tangan Agam masih berada di pinggang Alea, sementara tangan wanita itu masih mencengkeram jas yang dikenakan oleh Agam.

“Maaf…” bisik Agam.

Sontak, Alea langsung membuka matanya perlahan saat mendengar suara Agam yang serak.

“Maaf? Untuk apa?”

“Karena aku sudah membuatmu menangis.”

Mendengar ucapan itu, mata Alea kembali berkaca-kaca. Namun kali ini, bukan lagi air mata kesedihan. Melainkan air mata kebahagiaan.

“Mas jahat.” ucap Alea dengan suara bergetar.

Agam langsung membuka matanya, lalu menatap Alea saat wanita itu mengatakan kalau ia orang yang jahat.

“Jahat? Aku jahat kenapa, hhmm?”

“Mas sudah buat aku ketakutan,”

“Takut? Takut apa?”

“Takut kalau…”

Alea tak kuasa melanjutkan ucapannya. Dadanya kembali terasa sesak saat membayangkan Agam bertunangan dengan Sania.

“Aku bersama wanita lain?” potong Agam yang di angguki oleh Alea.

Alea menunduk. Perlahan ia mulai melepaskan cengkraman tangannya pada jas Agam.

“Aku takut kalau Mas benar-benar melakukan itu untuk membalasku.”

Kalimat itu membuat Agam terkekeh kecil. Ia mengangkat tangan, kemudian menoel hidung Alea dengan lembut.

“Dasar bodoh.”

Alea tersentak kecil, saat ujung jari Agam menyentuh ujung hidungnya. Lalu, menatap wajah pria yang masih memeluk erat tubuhnya itu.

Agam membalas tatapan itu, tidak kalah dalamnya. Tangan pria itu kembali terangkat. Namun kali ini, bukan untuk menyentuh hidung. Melainkan untuk membelai lembut pucuk kepala Alea.

“Dengarkan aku Azalea. Kalau aku ingin be…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

dika edsel

dika edsel

klo udah tdk tahan mending kamu cepet nikahin dia deh gam..jgn nakutin anak org..,.,,klo begini caranya lama2 yg ada khilaf juga ntar, dr kepala turun ke pundak lanjut ke lutut akhirnya ke kaki deh😅..kepala pundak lutut kaki..lutut kaki💃💃💃

2026-10-11

1

Uba Muhammad Al-varo

Uba Muhammad Al-varo

Agam udah lama waktu kamu mencintai Alea sekarang bawa Alea kerumahnya kedua orang tuanya Alea, langsung kamu lamar dan menikahi Alea

2026-10-11

0

Enisensi klara

Enisensi klara

makasi up nya 😍😍😍

2026-10-10

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!