Bab 018: Gelang 5000 Kilo
Arga berangkat sebelum sarapan.
Arga tidak mengadakan rapat panjang atau pidato.
Ia hanya berdiri di pintu Tenda Hi-Tech, memeriksa Pedang Hi-Tech, dua belati cadangan, Gelang Dimensi, lalu menatap Kiara.
"Aku pergi sendiri."
Kiara sudah menebak.
Tetapi wajahnya tetap mengeras.
"Berapa lama?"
"Sebelum malam."
"Itu bukan jawaban."
"Sepuluh jam maksimal."
Kiara melipat tangan.
"Kemarin kamu hampir pingsan setelah dua jam mengawal orang. Sekarang mau sepuluh jam sendirian?"
"Kemarin aku menjaga tiga puluh dua orang. Hari ini aku hanya menjaga diriku."
"Justru itu yang membuatku tidak tenang."
Dara, yang duduk sambil mengikat tali sepatu, langsung mengangkat kepala.
"Aku ikut."
"Tidak."
"Aku sudah Tingkat 1."
"Karena itu kamu tinggal. Latih orang yang baru Tingkat 1 agar tidak mematahkan pintu setiap kali panik."
Dara mengerutkan hidung.
"Alasanmu menyebalkan karena benar."
Nadira datang membawa papan catatan kecil.
"Target?"
"Airdrop Box di area komersial selatan. Gudang supermarket bawah tanah. Senjata. Makanan. Air."
"Risiko?"
"Tingkat 2 Zombie lebih banyak dari seharusnya."
Tangan Nadira berhenti di atas kertas.
"Lebih banyak dari seharusnya menurut siapa?"
Kiara melirik Arga.
Arga tidak berubah ekspresi.
"Menurut pola yang sudah kulihat."
Nadira menulis.
Tidak mengejar.
Belum.
"Batas kembali?"
"Jika aku tidak kembali sampai tengah malam, kalian tidak keluar mencariku."
Kiara langsung berdiri.
"Tidak."
"Itu perintah."
"Aku tidak suka perintah itu."
"Kamu tidak perlu suka."
Udara menegang.
Beberapa anggota tim yang sedang sarapan di belakang pura-pura tidak mendengar.
Arga menurunkan suara.
"Kalau aku tidak bisa kembali, kalian keluar hanya menambah korban."
Kiara menatapnya lama.
Lalu ia berkata pelan, "Kalau kamu kembali dalam keadaan setengah mati lagi, aku yang marah duluan sebelum siapa pun merawatmu."
"Baik."
"Itu bukan janji."
"Aku akan kembali."
Kiara akhirnya mundur setengah langkah.
Arga turun lewat tangga darurat.
Di lantai bawah,…
Bencana Akhir Zaman: Seluruh Kota Tenggelam
Episode 18
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 30 Episodes
Comments