Bab 2

Mo Feng bukan pemburu yang beruntung.

Sudah tiga hari ia menyusuri Hutan Qingluo tanpa hasil. Jebakannya kosong. Jejak kelinci hutan yang biasa ia ikuti tiba-tiba menghilang begitu saja, seolah seluruh hewan di hutan itu sepakat untuk bersembunyi dari dirinya.

"Kalau begini terus," gumamnya sambil mengusap keringat di dahinya, "Su Wan pasti akan mengomel lagi malam ini."

Ia baru saja hendak berbalik untuk pulang dengan tangan kosong ketika suara tangisan bayi terdengar dari balik semak-semak.

Mo Feng membeku.

Di tengah hutan sedalam ini? Tidak ada desa dalam jarak sepuluh li. Tidak ada jalan setapak yang cukup lebar untuk dilalui gerobak. Suara itu jelas suara manusia, bukan hewan—ia sudah cukup lama tinggal di hutan untuk membedakannya.

Dengan hati-hati, ia mendekati sumber suara. Di antara akar pohon besar yang menonjol dari tanah, terbungkus dalam kain putih polos tanpa lambang keluarga atau sekte mana pun, seorang bayi laki-laki menangis dengan wajah memerah.

Mo Feng berlutut di sampingnya, ragu untuk sesaat. 'Anak siapa ini? Kenapa dibuang di tempat seperti ini?'

Ia melihat sekeliling. Tidak ada jejak kaki lain. Tidak ada tanda-tanda seseorang baru saja lewat. Seolah-olah bayi ini muncul begitu saja dari dalam tanah.

Bayi itu berhenti menangis tepat saat Mo Feng mengangkatnya. Matanya—sepasang mata hitam yang seharusnya belum bisa fokus pada usia sedini itu—menatap lurus ke wajah Mo Feng.

Mo Feng merasakan sesuatu yang aneh. Bukan rasa takut. Bukan juga firasat buruk. Melainkan perasaan seperti sedang ditatap oleh seseorang yang jauh lebih tua darinya, meski yang ia gendong hanyalah bayi berusia beberapa hari.

Ia menggelengkan kepala, mengusir pikiran anehnya sendiri.

"Baiklah," gumamnya pelan, lebih kepada dirinya sendiri. "Sepertinya aku pulang dengan tangan tidak kosong hari ini."

...-----...

Su Wan yang sedang mencuci didalam gubuk hampir menjatuhkan panci yang sedang ia cuci ketika suaminya masuk ke dalam gubuk sambil menggendong sesuatu yang jelas bukan hasil buruan. "Mo Feng, a-apa itu—"

"Aku menemukannya di hutan," Mo Feng menjelaskan cepat, seolah takut istrinya akan langsung menyuruhnya mengembalikan bayi itu. "Sendirian. Tidak ada siapa pun di sekitarnya."

Su Wan mendekat, mengamati wajah kecil yang kini tertidur tenang di pelukan suaminya.

Mereka sudah menikah delapan tahun. Tidak pernah dikaruniai anak, meski keduanya sudah mencoba berbagai cara—dari tabib desa hingga jimat yang dijual pedagang keliling yang belum tentu asli.

Su Wan mengulurkan tangan, menyentuh pipi bayi itu dengan lembut. Bayi itu membuka matanya sedikit, lalu menggenggam jari Su Wan dengan kekuatan yang mengejutkan untuk ukuran bayi baru lahir.

Air mata mengalir di pipi Su Wan sebelum ia sempat menahannya.

"Kita rawat dia," katanya, suaranya bergetar namun tegas. "Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi."

Mo Feng tersenyum lega. Ia sebenarnya sudah memutuskan hal yang sama sejak pertama kali mengangkat bayi itu dari tanah hutan, hanya saja ia tidak tahu bagaimana harus mengatakannya.

"Kita perlu memberinya nama," kata Mo Feng.

Su Wan berpikir sejenak, masih tidak melepaskan pandangannya dari wajah kecil itu.

"Tianxia," gumamnya akhirnya. "Mo Tianxia."

"Kenapa nama itu?" Tanya Mo Feng.

Su Wan tersenyum, meski ia sendiri tidak sepenuhnya mengerti mengapa nama itu muncul begitu saja di benaknya.

"Entahlah," katanya. "Rasanya... cocok untuknya."

Di dalam pelukan itu, kesadaran yang telah hidup lebih dari seribu tahun mendengar nama barunya untuk pertama kali.

'Mo Tianxia,' pikirnya. 'Penguasa Dunia.'

Ia hampir tertawa jika tubuhnya mampu melakukannya. 'Ironis sekali.'

Terpopuler

Comments

🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ

🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ

ternyata mc nyaa anak pungut 😌

2026-08-16

1

🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ

🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ

nama yang emang sudah ditakdirkan

2026-08-16

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!