Bab 47: Menuju Alam Fondasi Roh

Pemandangan di lembah Gunung Tianyun masih terasa seperti mimpi.

Burung-burung beterbangan rendah di antara pepohonan, sementara berbagai binatang yang biasanya waspada terhadap manusia justru berkumpul dengan tenang di sekitar lembah. Mereka seolah tidak melihat Feng Wuchen maupun Liu Qingyang.

Seakan yang mereka lihat adalah pasangan yang pernah hidup di dalam gua itu.

Manusia telah tiada, tetapi jejak kehidupan mereka masih tertinggal.

Bunga-bunga tetap bermekaran.

Lembah masih indah.

Bahkan setelah bertahun-tahun berlalu, perasaan yang tertinggal di tempat itu tampaknya masih mampu menyentuh segala sesuatu di sekitarnya.

Liu Qingyang memandangi pemandangan tersebut dalam diam.

“Kalau binatang saja bisa tersentuh seperti ini, tidak heran Qing’er sampai menangis.”

Matanya pun sedikit memerah.

Feng Wuchen tidak menjawab panjang.

“Kultivasi saja.”

Ia tidak mengusir binatang-binatang itu.

Dengan satu lompatan, Feng Wuchen mendarat di atas batu besar setinggi beberapa meter. Setelah duduk bersila, ia mengeluarkan Cairan Spiritual Kecubung Sembilan Warna dan Serbuk Pengumpul Qi Tujuh Harta.

Keduanya langsung dikonsumsi.

Feng Wuchen menjalankan Seni Dewa Naga Tertinggi.

Boom!

Energi spiritual di sekitar lembah seketika berubah.

Arus energi dari segala arah bergerak menuju tubuhnya.

Kabut spiritual tipis mulai terbentuk di udara, kemudian berkumpul semakin padat di sekeliling batu tempat Feng Wuchen duduk.

Liu Qingyang yang baru mulai berkultivasi di dekat pintu gua segera membuka mata.

“Apa-apaan ini?”

Ia mendongak.

Pemandangan di atas membuatnya terdiam cukup lama.

Energi spiritual yang biasanya tidak terlihat jelas kini berkumpul seperti kabut tipis dan terus mengalir menuju Feng Wuchen.

“Teknik kultivasi macam apa itu?”

Liu Qingyang menelan ludah.

“Dia benar-benar menarik energi spiritual dari seluruh lembah...”

Ia pernah melihat berbagai kultivator berlatih.

Namun belum pernah sekalipun melihat seseorang menyerap energi spiritual dengan cara sekeras ini.

“Siapa sebe…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Bab 1: Pedang Pemutus Ikatan
2 Bab 2: Ingatan Dewa Naga Jahat
3 Bab 3: Seni Dewa Naga Tertinggi
4 Bab 4: Sampah yang Tak Bisa Disentuh
5 Bab 5: Tawaran yang Ditolak
6 Bab 6: Rahasia di Tubuh Tetua Su
7 Bab 7: Harga Sebuah Kesombongan
8 Bab 8: Gadis dari Benua Utama
9 Bab 9: Tiga Hari, Dua Tingkat
10 Bab 10: Ayahku Datang
11 Bab 11: Sekarang Giliran Mereka Memohon
12 Bab 12: Kesepakatan dengan Paviliun Wanbao
13 Bab 13: Jerat Mulai Mengencang
14 Bab 14: Satu Bulan Kemudian
15 Bab 15: Satu Pukulan Menjatuhkan Jenius
16 Bab 16: Tamu Istimewa Akademi Tianyan
17 Bab 17: Murid Kehormatan Akademi Tianyan
18 Bab 18: Tamparan Tak Terlihat
19 Bab 19: Naik Tingkat Lagi
20 Bab 20: Lima Juta Keping Emas
21 Bab 21: Sengaja Menaikkan Harga
22 Bab 22: Rahasia di Balik Utang Jutaan
23 Bab 23: Kekuatan yang Tertidur
24 Bab 24: Rahasia di Balik Qi Sejati
25 Bab 25: Salah Memilih Lawan
26 Bab 26: Saat Klan Mo Mulai Bergerak
27 Bab 27: Terobosan di Tengah Badai
28 Bab 28: Amarah Sang Patriak
29 Bab 29: Memaksa Klan Mo Mundur
30 Bab 30: Kota Wushuang Gempar
31 Bab 31: Serbuk yang Mengguncang Kota
32 Bab 32: Kalau Mau, Berlututlah
33 Bab 33: Nama Klan Feng Menggema
34 Bab 34: Perang Klan Dimulai
35 Bab 35: Darah Pertama dalam Perang Klan
36 Bab 36: Klan Huangfu Turun Tangan
37 Bab 37: Satu Tahun Perlindungan
38 Bab 38: Tubuh Tertinggi
39 Bab 39: Pertemuan dengan Mu Tianyun
40 Bab 40: Keributan di Rumah Lelang Tiandu
41 Bab 41: Satu Tempa Mengguncang Tiandu
42 Bab 42: Nama Master Feng Mengguncang Yunzhou
43 Bab 43: Satu Lawan Tiga
44 Bab 44: Aku Akan Membangun Duniaku Sendiri
45 Bab 45: Leng Mucheng
46 Bab 46: Warisan Sepasang Kekasih Abadi
47 Bab 47: Menuju Alam Fondasi Roh
Episodes

Updated 47 Episodes

1
Bab 1: Pedang Pemutus Ikatan
2
Bab 2: Ingatan Dewa Naga Jahat
3
Bab 3: Seni Dewa Naga Tertinggi
4
Bab 4: Sampah yang Tak Bisa Disentuh
5
Bab 5: Tawaran yang Ditolak
6
Bab 6: Rahasia di Tubuh Tetua Su
7
Bab 7: Harga Sebuah Kesombongan
8
Bab 8: Gadis dari Benua Utama
9
Bab 9: Tiga Hari, Dua Tingkat
10
Bab 10: Ayahku Datang
11
Bab 11: Sekarang Giliran Mereka Memohon
12
Bab 12: Kesepakatan dengan Paviliun Wanbao
13
Bab 13: Jerat Mulai Mengencang
14
Bab 14: Satu Bulan Kemudian
15
Bab 15: Satu Pukulan Menjatuhkan Jenius
16
Bab 16: Tamu Istimewa Akademi Tianyan
17
Bab 17: Murid Kehormatan Akademi Tianyan
18
Bab 18: Tamparan Tak Terlihat
19
Bab 19: Naik Tingkat Lagi
20
Bab 20: Lima Juta Keping Emas
21
Bab 21: Sengaja Menaikkan Harga
22
Bab 22: Rahasia di Balik Utang Jutaan
23
Bab 23: Kekuatan yang Tertidur
24
Bab 24: Rahasia di Balik Qi Sejati
25
Bab 25: Salah Memilih Lawan
26
Bab 26: Saat Klan Mo Mulai Bergerak
27
Bab 27: Terobosan di Tengah Badai
28
Bab 28: Amarah Sang Patriak
29
Bab 29: Memaksa Klan Mo Mundur
30
Bab 30: Kota Wushuang Gempar
31
Bab 31: Serbuk yang Mengguncang Kota
32
Bab 32: Kalau Mau, Berlututlah
33
Bab 33: Nama Klan Feng Menggema
34
Bab 34: Perang Klan Dimulai
35
Bab 35: Darah Pertama dalam Perang Klan
36
Bab 36: Klan Huangfu Turun Tangan
37
Bab 37: Satu Tahun Perlindungan
38
Bab 38: Tubuh Tertinggi
39
Bab 39: Pertemuan dengan Mu Tianyun
40
Bab 40: Keributan di Rumah Lelang Tiandu
41
Bab 41: Satu Tempa Mengguncang Tiandu
42
Bab 42: Nama Master Feng Mengguncang Yunzhou
43
Bab 43: Satu Lawan Tiga
44
Bab 44: Aku Akan Membangun Duniaku Sendiri
45
Bab 45: Leng Mucheng
46
Bab 46: Warisan Sepasang Kekasih Abadi
47
Bab 47: Menuju Alam Fondasi Roh

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!