Pemandangan di lembah Gunung Tianyun masih terasa seperti mimpi.
Burung-burung beterbangan rendah di antara pepohonan, sementara berbagai binatang yang biasanya waspada terhadap manusia justru berkumpul dengan tenang di sekitar lembah. Mereka seolah tidak melihat Feng Wuchen maupun Liu Qingyang.
Seakan yang mereka lihat adalah pasangan yang pernah hidup di dalam gua itu.
Manusia telah tiada, tetapi jejak kehidupan mereka masih tertinggal.
Bunga-bunga tetap bermekaran.
Lembah masih indah.
Bahkan setelah bertahun-tahun berlalu, perasaan yang tertinggal di tempat itu tampaknya masih mampu menyentuh segala sesuatu di sekitarnya.
Liu Qingyang memandangi pemandangan tersebut dalam diam.
“Kalau binatang saja bisa tersentuh seperti ini, tidak heran Qing’er sampai menangis.”
Matanya pun sedikit memerah.
Feng Wuchen tidak menjawab panjang.
“Kultivasi saja.”
Ia tidak mengusir binatang-binatang itu.
Dengan satu lompatan, Feng Wuchen mendarat di atas batu besar setinggi beberapa meter. Setelah duduk bersila, ia mengeluarkan Cairan Spiritual Kecubung Sembilan Warna dan Serbuk Pengumpul Qi Tujuh Harta.
Keduanya langsung dikonsumsi.
Feng Wuchen menjalankan Seni Dewa Naga Tertinggi.
Boom!
Energi spiritual di sekitar lembah seketika berubah.
Arus energi dari segala arah bergerak menuju tubuhnya.
Kabut spiritual tipis mulai terbentuk di udara, kemudian berkumpul semakin padat di sekeliling batu tempat Feng Wuchen duduk.
Liu Qingyang yang baru mulai berkultivasi di dekat pintu gua segera membuka mata.
“Apa-apaan ini?”
Ia mendongak.
Pemandangan di atas membuatnya terdiam cukup lama.
Energi spiritual yang biasanya tidak terlihat jelas kini berkumpul seperti kabut tipis dan terus mengalir menuju Feng Wuchen.
“Teknik kultivasi macam apa itu?”
Liu Qingyang menelan ludah.
“Dia benar-benar menarik energi spiritual dari seluruh lembah...”
Ia pernah melihat berbagai kultivator berlatih.
Namun belum pernah sekalipun melihat seseorang menyerap energi spiritual dengan cara sekeras ini.
“Siapa sebe…
PENGUASA DEWA NAGA
Bab 47: Menuju Alam Fondasi Roh
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 47 Episodes
Comments