Semakin Ye Chen melangkah mendekati Gerbang Batas Langit, langkah kakinya terasa semakin berat.
Bukan karena kelelahan, melainkan karena atmosfer di sekitarnya berubah drastis. Energi spiritual (Qi) di udara tidak hanya luar biasa padat, tetapi juga memiliki semacam "tekanan" alami yang menekan aliran Qi di dalam Dantiannya. Ye Chen merasa seolah-olah ia baru saja melangkah dari air yang jernih ke dalam lautan lumpur yang tebal.
"Jangan panik, Bocah," suara Ao Tian terdengar tenang. "Ini adalah Hukum Dunia dari Benua Tengah. Kepadatan ruang dan energi di sini jauh lebih tinggi daripada di wilayah pinggiran. Di tempat asalmu, seorang ahli bisa menghancurkan gunung dengan mudah. Tapi di sini, ruangnya begitu kokoh hingga serangan yang sama mungkin hanya akan menghancurkan sebuah batu besar."
Ye Chen mengangguk pelan, membiarkan tubuhnya beradaptasi. Tulang Naga Bintang Gelap-nya sama sekali tidak terpengaruh oleh tekanan lingkungan ini, namun ia menyadari satu hal yang fatal: kultivasi Qi-nya yang berada di Tahap Pengumpul Qi tingkat kesembilan benar-benar tertahan. Ia merasa kesulitan untuk sekadar memancarkan Qi ke luar tubuhnya.
Ia akhirnya tiba di depan antrean panjang yang mengular menuju gerbang masuk kota raksasa tersebut.
Sambil mengantre, Ye Chen mengamati orang-orang di sekitarnya, dan apa yang ia lihat perlahan-lahan meruntuhkan pandangannya tentang kekuatan.
Di sebelah kanannya, seorang kakek tua yang sedang menarik gerobak sayuran memancarkan fluktuasi Tahap Pengumpul Qi tingkat kelima. Di sebelah kirinya, sekelompok anak remaja berusia belasan tahun yang sedang bercanda ria rata-rata sudah berada di tingkat ketujuh atau kedelapan!
Dan yang paling membuat pupil Ye Chen menyusut adalah para prajurit penjaga gerbang yang mengenakan zirah perak mengkilap.
Ada dua puluh penjaga yang berdiri tegak layaknya patung. Fluktuasi energi dari setiap penjaga itu seragam, stabil, dan luar biasa murni.
Tahap Pembentukan Fondasi awal!
Ye Chen menahan napasnya.…
Legenda Teratai Es Abadi
Bab 48
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments