“Wuchang Putih!”
Wuchang Hitam menatap tubuh rekannya yang tergeletak tak bernyawa. Keterkejutan terlihat jelas di matanya. Ia sama sekali tidak menyangka seseorang yang telah bekerja bersamanya selama bertahun-tahun akan terbunuh hanya dalam beberapa pertukaran serangan.
Tiancan dan Dique pun tak lagi memandang Xiao Yi dengan meremehkan.
“Jangan lengah,” ujar Wuchang Hitam dingin. “Yi Xiao jauh lebih kuat daripada informasi yang kita dapatkan.”
“Memang pantas disebut genius Pemburu Binatang Roh,” sahut Dique.
Xiao Yi berdiri beberapa puluh meter di hadapan mereka. Api masih menyelimuti Sarung Tangan Api, sementara Naga Bangkit membuat auranya jauh lebih kuat dibandingkan tingkat kultivasinya yang sebenarnya.
“Tapi jangan berpikir kau sudah menang hanya karena membunuh Wuchang Putih!” bentak Tiancan.
Ketiganya bergerak bersamaan.
Kali ini mereka tidak lagi berpencar.
Wuchang Hitam menggerakkan kedua tangan. Sulur Hantu muncul dari tanah, sementara Tiancan melepaskan Rantai Es dari sisi lain.
Xiao Yi segera menggunakan Bentuk Macan Tutul.
Tubuhnya melesat begitu cepat hingga meninggalkan bayangan samar.
“Penjara Energi Spiritual!”
Ketiga pembunuh itu serentak mengendalikan energi spiritual di sekitar mereka.
Udara dalam radius puluhan meter seolah membeku.
Kecepatan Xiao Yi langsung menurun dan sosoknya kembali terlihat.
“Sekarang!”
Sulur Hantu dan Rantai Es menyerbu dari dua arah.
Namun Xiao Yi hanya mendengus.
Qi Sejati meledak dari tubuhnya.
Boom!
Penjara Energi Spiritual langsung hancur.
Ketiga pembunuh itu terkejut.
Mereka memang telah menyentuh ambang Alam Inti Roh, tetapi belum benar-benar menerobos. Kendali mereka terhadap energi spiritual dunia masih terbatas. Teknik seperti itu mungkin cukup untuk menekan kultivator Fondasi Roh biasa, tetapi tidak mampu menahan Xiao Yi dalam kondisi Naga Bangkit.
“Kalau tidak bisa menahannya dengan energi spiritual, tutup seluruh ruang geraknya!” teriak Dique.
Wuchang Hitam segera membentuk segel.
“Lautan Duri Hantu!”
Tanah…
AKULAH SANG PENGUASA JIWA
Bab 69: Orang Kelima dalam Bayangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments