Bab 69: Orang Kelima dalam Bayangan

“Wuchang Putih!”

Wuchang Hitam menatap tubuh rekannya yang tergeletak tak bernyawa. Keterkejutan terlihat jelas di matanya. Ia sama sekali tidak menyangka seseorang yang telah bekerja bersamanya selama bertahun-tahun akan terbunuh hanya dalam beberapa pertukaran serangan.

Tiancan dan Dique pun tak lagi memandang Xiao Yi dengan meremehkan.

“Jangan lengah,” ujar Wuchang Hitam dingin. “Yi Xiao jauh lebih kuat daripada informasi yang kita dapatkan.”

“Memang pantas disebut genius Pemburu Binatang Roh,” sahut Dique.

Xiao Yi berdiri beberapa puluh meter di hadapan mereka. Api masih menyelimuti Sarung Tangan Api, sementara Naga Bangkit membuat auranya jauh lebih kuat dibandingkan tingkat kultivasinya yang sebenarnya.

“Tapi jangan berpikir kau sudah menang hanya karena membunuh Wuchang Putih!” bentak Tiancan.

Ketiganya bergerak bersamaan.

Kali ini mereka tidak lagi berpencar.

Wuchang Hitam menggerakkan kedua tangan. Sulur Hantu muncul dari tanah, sementara Tiancan melepaskan Rantai Es dari sisi lain.

Xiao Yi segera menggunakan Bentuk Macan Tutul.

Tubuhnya melesat begitu cepat hingga meninggalkan bayangan samar.

“Penjara Energi Spiritual!”

Ketiga pembunuh itu serentak mengendalikan energi spiritual di sekitar mereka.

Udara dalam radius puluhan meter seolah membeku.

Kecepatan Xiao Yi langsung menurun dan sosoknya kembali terlihat.

“Sekarang!”

Sulur Hantu dan Rantai Es menyerbu dari dua arah.

Namun Xiao Yi hanya mendengus.

Qi Sejati meledak dari tubuhnya.

Boom!

Penjara Energi Spiritual langsung hancur.

Ketiga pembunuh itu terkejut.

Mereka memang telah menyentuh ambang Alam Inti Roh, tetapi belum benar-benar menerobos. Kendali mereka terhadap energi spiritual dunia masih terbatas. Teknik seperti itu mungkin cukup untuk menekan kultivator Fondasi Roh biasa, tetapi tidak mampu menahan Xiao Yi dalam kondisi Naga Bangkit.

“Kalau tidak bisa menahannya dengan energi spiritual, tutup seluruh ruang geraknya!” teriak Dique.

Wuchang Hitam segera membentuk segel.

“Lautan Duri Hantu!”

Tanah…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Bab 1: Seharusnya Aku Sudah Mati
2 Bab 2: Orang yang Tetap di Sisiku
3 Bab 3: Jangan Sentuh Orangku
4 Bab 4: Tubuh Ini Belum Siap
5 Bab 5: Tamu di Atas Atap
6 Bab 6: Mata Bulan Matahari
7 Bab 7: Hak yang Tak Bisa Dirampas
8 Bab 8: Satu Tamparan, Satu Taruhan
9 Bab 9: Jalan Baru untuk Menjadi Kuat
10 Bab 10: Rahasia di Balik Pedang Bingluan
11 Bab 11: Modal Pertama
12 Bab 12: Api Pertama Sang Alkemis
13 Bab 13: Turnamen Klan
14 Bab 14: Siapa Berani Naik Panggung?
15 Bab 15: Kekuatan Xiao Yi Terungkap
16 Bab 16: Hari Ketika Mereka Terdiam
17 Bab 17: Harga Sebuah Kekalahan
18 Bab 18: Patung Binatang Roh Misterius
19 Bab 19: Menembus Tingkat Sembilan Alam Penempaan Tubuh
20 Bab 20: Pertarungan Tiga Hari Lagi
21 Bab 21: Membimbing Yiyi
22 Bab 22: Pertarungan Harimau dan Ular
23 Bab 23: Lawan yang Sebenarnya
24 Bab 24: Berani Menantangku, Bersiaplah Tumbang
25 Bab 25: Kau Bukan Satu-Satunya Alkemis
26 Bab 26: Satu Tungku Membungkam Semua
27 Bab 27: Harga Sebuah Pengkhianatan
28 Bab 28: Pil Qi Es dan Api
29 Bab 29: Sembilan Meridian Utama
30 Bab 30: Seratus Bilah Pemakan Api
31 Bab 31: Penyergapan di Luar Kota
32 Bab 32: Harga Sebuah Penyergapan
33 Bab 33: Siapa yang Akan Dilumpuhkan?
34 Bab 34: Jangan Cari Mati
35 Bab 35: Seratus Orang dalam Satu Malam
36 Bab 36: Harga Diri yang Kembali
37 Bab 37: Jebakan di Balik Buah Roh
38 Bab 38: Amarah Sang Patriak Muda
39 Bab 39: Tebasan Penghancur Gunung
40 Bab 40: Jenius Nomor Satu Kota Ziyun
41 Bab 41: Lompatan Kekuatan
42 Bab 42: Konspirasi Klan Murong
43 Bab 43: Kemarahan Tetua Kelima
44 Bab 44: Pengkhianatan di Dalam Klan
45 Bab 45: Darah dan Pengkhianatan
46 Bab 46: Membalikkan Keadaan
47 Bab 47: Kembali ke Kota Ziyun
48 Bab 48: Sang Patriak Muda Kembali
49 Bab 49: Kemenangan yang Dibayar Mahal
50 Bab 50: Meninggalkan Kota Ziyun
51 Bab 51: Diburu Alam Inti Roh
52 Bab 52: Kebangkitan Pedang Bingluan
53 Bab 53: Perpisahan di Bawah Cahaya Bulan
54 Bab 54: Ancaman dari Klan Murong Beishan
55 Bab 55: Jejak Yiyi
56 Bab 56: Meninggalkan Kota Ziyun
57 Bab 57: Pemburu Bernama Yi Xiao
58 Bab 58: Rahasia di Balik Kota Poxuan
59 Bab 59: Jebakan di Rawa Petir
60 Bab 60: Jangan Paksa Aku Membunuh
61 Bab 61: Kediaman yang Tersembunyi
62 Bab 62: Kembalinya Kekuatan
63 Bab 63: Serangan Terkuat
64 Bab 64: Tubuh Tempur Asura
65 Bab 65: Api Roh Kecubung
66 Bab 66: Sarang Bandit Gunung Dulong
67 Bab 67: Nama Yi Xiao Menggema
68 Bab 68: Empat Pembunuh Menara Bayangan
69 Bab 69: Orang Kelima dalam Bayangan
Episodes

Updated 69 Episodes

1
Bab 1: Seharusnya Aku Sudah Mati
2
Bab 2: Orang yang Tetap di Sisiku
3
Bab 3: Jangan Sentuh Orangku
4
Bab 4: Tubuh Ini Belum Siap
5
Bab 5: Tamu di Atas Atap
6
Bab 6: Mata Bulan Matahari
7
Bab 7: Hak yang Tak Bisa Dirampas
8
Bab 8: Satu Tamparan, Satu Taruhan
9
Bab 9: Jalan Baru untuk Menjadi Kuat
10
Bab 10: Rahasia di Balik Pedang Bingluan
11
Bab 11: Modal Pertama
12
Bab 12: Api Pertama Sang Alkemis
13
Bab 13: Turnamen Klan
14
Bab 14: Siapa Berani Naik Panggung?
15
Bab 15: Kekuatan Xiao Yi Terungkap
16
Bab 16: Hari Ketika Mereka Terdiam
17
Bab 17: Harga Sebuah Kekalahan
18
Bab 18: Patung Binatang Roh Misterius
19
Bab 19: Menembus Tingkat Sembilan Alam Penempaan Tubuh
20
Bab 20: Pertarungan Tiga Hari Lagi
21
Bab 21: Membimbing Yiyi
22
Bab 22: Pertarungan Harimau dan Ular
23
Bab 23: Lawan yang Sebenarnya
24
Bab 24: Berani Menantangku, Bersiaplah Tumbang
25
Bab 25: Kau Bukan Satu-Satunya Alkemis
26
Bab 26: Satu Tungku Membungkam Semua
27
Bab 27: Harga Sebuah Pengkhianatan
28
Bab 28: Pil Qi Es dan Api
29
Bab 29: Sembilan Meridian Utama
30
Bab 30: Seratus Bilah Pemakan Api
31
Bab 31: Penyergapan di Luar Kota
32
Bab 32: Harga Sebuah Penyergapan
33
Bab 33: Siapa yang Akan Dilumpuhkan?
34
Bab 34: Jangan Cari Mati
35
Bab 35: Seratus Orang dalam Satu Malam
36
Bab 36: Harga Diri yang Kembali
37
Bab 37: Jebakan di Balik Buah Roh
38
Bab 38: Amarah Sang Patriak Muda
39
Bab 39: Tebasan Penghancur Gunung
40
Bab 40: Jenius Nomor Satu Kota Ziyun
41
Bab 41: Lompatan Kekuatan
42
Bab 42: Konspirasi Klan Murong
43
Bab 43: Kemarahan Tetua Kelima
44
Bab 44: Pengkhianatan di Dalam Klan
45
Bab 45: Darah dan Pengkhianatan
46
Bab 46: Membalikkan Keadaan
47
Bab 47: Kembali ke Kota Ziyun
48
Bab 48: Sang Patriak Muda Kembali
49
Bab 49: Kemenangan yang Dibayar Mahal
50
Bab 50: Meninggalkan Kota Ziyun
51
Bab 51: Diburu Alam Inti Roh
52
Bab 52: Kebangkitan Pedang Bingluan
53
Bab 53: Perpisahan di Bawah Cahaya Bulan
54
Bab 54: Ancaman dari Klan Murong Beishan
55
Bab 55: Jejak Yiyi
56
Bab 56: Meninggalkan Kota Ziyun
57
Bab 57: Pemburu Bernama Yi Xiao
58
Bab 58: Rahasia di Balik Kota Poxuan
59
Bab 59: Jebakan di Rawa Petir
60
Bab 60: Jangan Paksa Aku Membunuh
61
Bab 61: Kediaman yang Tersembunyi
62
Bab 62: Kembalinya Kekuatan
63
Bab 63: Serangan Terkuat
64
Bab 64: Tubuh Tempur Asura
65
Bab 65: Api Roh Kecubung
66
Bab 66: Sarang Bandit Gunung Dulong
67
Bab 67: Nama Yi Xiao Menggema
68
Bab 68: Empat Pembunuh Menara Bayangan
69
Bab 69: Orang Kelima dalam Bayangan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!