Selamat membaca!
Selesai dengan aktivitasnya di bathroom, Dyra dan Darren secara bersamaan, terlihat sedang menuruni anak tangga. Darren sudah sangat tampan mengenakan stelan jas yang dipadu padankan dengan kemeja berwarna merah maroon juga dasi hitam yang melingkar di kerahnya. Sementara Dyra seperti biasa, hanya mengenakan pakaian sehari-harinya saja. Namun walau begitu, tetap saja wajah cantiknya masih terlihat manis untuk dipandang oleh Darren.
Kini keduanya sudah tiba di lantai bawah, disambut oleh Anna dan Owen yang sudah berdiri menunggu keduanya.
"Selamat pagi, Tuan Darren dan Nyonya Dyra. Silahkan makanannya sudah disiapkan oleh para chef." Anna dengan setengah membungkuk sebagai gestur hormatnya kepada kedua majikannya.
"Pagi Anna. Pagi Owen," sapa Dyra dengan ramah.
"Oh ya Owen, apa kau sudah katakan pada Anna untuk berkemas?" tanya Darren sembari mengangkat kedua alisnya.
"Sudah Tuan, nanti setelah mengantar Anda ke kantor, saya akan pergi mengantar Anna," jawab Owen memberitahu rencananya.
"Bukankah hari ini Willy sudah kembali bekerja. Jadi biar saya pergi ke kantor bersamanya, kau pergilah bersama Anna!" titah Darren.
"Maaf Tuan, Willy masih izin dan belum bisa kembali bekerja. Tadi pagi dia memberi kabar bahwa Ibunya masih dirawat di rumah sakit."
Willy adalah sopir pribadi yang sudah bekerja selama 5 tahun di rumah kediaman Darren, dan selama dua Minggu ini Owen jadi harus merangkap untuk melakukan pekerjaan yang ditinggalkan olehnya.
"Oh begitu. Berikan dia uang tambahan untuk biaya rumah sakit Ibunya dan keperluan selama dia tidak bekerja!" titah Darren menaruh empati dengan keadaan Willy saat ini.
"Baik Tuan, kalau begitu saya dan Anna permisi dulu. Silahkan Tuan, makanannya sudah disiapkan oleh kedua chef di ruang makan." tutu Owen kembali.
"Iya saya tahu, kau sudah mengatakannya tadi." Owen dan Anna pun berlalu bersamaan.
Mendengar perkataan suaminya, membuat decak kagum di hati Dyra semakin membumbung tinggi, ia benar-benar bangga memiliki sua…
Suamiku Calon Mertuaku
Kagum
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 193 Episodes
Comments
suharwati jeni
salut...
orkay yg dermawan.
tapi tolong didik anak km si ansel
2023-01-04
0
Muhyati Umi
beda banget karakter Ansel dan Darren .
2022-12-22
0
Dewanti Ningsih
iiihhhhhh,, jahat banget sih ansel,,,, kasian irene,, kamu sungguh tabah dan sabar ren,,, kalo saya jadi kamu,, udah minggat ninggalin ansel.. semoga kelak kamu menemukan kebahagiaan ren😭😭
2021-07-03
0