Andin dan kawan-kawannya pergi ke sebuah perusahaan yang memang sudah membuat janji dengan mereka. Sebenarnya hari sudah sore, namun karena sang CEO sedang melaksanakan meeting di luar. Andin dan teman-temannya pun diminta untuk menemuinya di restoran hotel Bintang.
Tepat pukul 5 sore, Andin dan kawan-kawan tiba di restoran tersebut.
"Maaf tuan, kami terlambat !" ujar Andin sambil membungkukkan badannya.
"Ah, tidak apa-apa. Kebetulan saya baru selesai meeting. Ayo, silakan duduk !" perintah CEO perusahaan itu.
Andin dan kawan-kawannya pun duduk.
"Jadi, apa motivasi kalian untuk magang di perusahaan saya ?" tanya CEO itu, langsung.
"Ehm...ehm..., Sebenarnya kami tertarik dengan perusahaan yang tuan pimpin. Di samping kami melihat omset perusahaan tuan yang terus meningkat, kami juga tertarik dengan cara kinerja karyawan tuan yang begitu disiplin. Mudah-mudahan, dengan kami bisa magang di sana, kami bisa menyerap ilmu yang tuan ajarkan kepada para bawahan tuan." ujar Andin, lugas.
"Hmm..., menarik...!" gumam CEO itu, sambil mengusap dagunya. "Apa kau membawa proposal dan surat rekomendasi dari kampusnya ?" tanyanya.
Andin mengangguk, kemudian memberikan berkas-berkas yang sudah disiapkannya untuk kebutuhan magangnya.
Sang CEO menerima berkas-berkas itu. Dia kemudian membolak-balik berkas-berkas itu. Cukup lama dia mempelajari berkasnya. Kemudian dia menuliskan sesuatu di dalam berkas itu.
Andin dan kawan-kawannya menunggu keputusan CEO dengan harap-harap cemas.
"Baiklah, besok kalian temui bagian HRD kami, namanya bu Gina. Bilang padanya, jika aku sudah bertemu kalian. Besok kalian hanya tinggal memberikan semua berkas ini. Aku sudah memberinya note di salah satu berkas ini. Kalian tunjukkan saja padanya..!" perintah CEO itu
"Baiklah, tuan !" seru Andin gembira.
"Oke, saya rasa sudah tidak ada lagi yang harus kita bicarakan. Selamat bergabung di perusahaan kami. Saya permisi dulu, nikmati saja makanannya !" ujar sang CEO tersebut sambil menjabat tangan para karyawan m…
Perjuangan CEO Muda
Terbongkar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 239 Episodes
Comments
Yuliana Purnomo
karma dibayar lunas
2024-03-24
0
Wirda Lubis
rasain Andin begitu yang di rasakan kayra
2023-06-25
1
Stefani Pandita
🤣🤣🤣🤣🤣🤣Gimana ndin enak gk d tikam dr belakqng rasain loe ndin.
2022-05-24
1