Setelah Kamelia keluar dari kelas dia pun pergi ke sebuah taman belakang kampusnya.... di situ dia duduk dan menatap Langit-langit di pagi hari.... Saat dia sedang melamun datanglah Rifani dan Maya...
" Sudahlah.... Mel jangan dipikirin mereka... mereka memang begitu....sejak kamu Vanessa dan Milly gak ada ketiga orang itu memang selalu merumpi gak jelas... aku pun jengah lihat mereka..." seru Rifani...
" Hmm.. aku gak nyangka saja ya... dulu kita itu kek gak dekat deh kok tiba-tiba kamu bisa dekat gini sama aku..." seru Kamelia sambil menatap Rifani.
* Aku sadar dulu sikap aku berbedah dari yang sekarang.... kan sebelum kamu berangkat aku sudah bilang aku akan berubah... jika kamu mau memaafkan aku... dan bukan itu saja aku juga berubah karna memang keinginanku..." seru Rifani...
" Sudahlah aku tak memikirkan hal itu...aku hanya tidak ingin mendengar hal buruk dulu pagi ini..." seru Kamelia...
" Hmmm baiklah kalau kamu berpikir seperti mel...." seru Rifani.
" Hmmm Mel... aku biasanya melihat kamu dan mereka selalu bersama tapi hari ini aku melihat ada yang berbedah dari kalian...kalau aku boleh tau apa yang terjadi Mel selama 8 bulan kalian gak ketemu dan sekali bertemu ada saja masalahnya..." seru Maya..
" Aku tak tau... yang jelas aku selalu bersikap dingin kepada mereka... mereka seperti tak menganggapku ada di samping mereka... kalian tau... aku ada tapu tak di hiraukan sejak itu aku pun menjaga jarak dari mereka.... mungkin mereka tak sadar kenapa aku berubah...tapi biarkan sajalah .. itu resiko mereka..." seru Kamelia
" Kita berdua paham kalau begitu ceritanya..." seru Maya kembali...
" Gini saja jika kamu tak nyaman dengan mwreka bagaimana kalau kamu duduk di samping ku..." seru Maya.
" Tidak... bagaimana kalau di samping ku saja..." seru Rifani...
" Kan aku dulu yang menawarkan Kamelia... kenapa kamu jadi ikut-ikutan sih.. " seru Maya kesel pada Rifani.
" Terserah aku lah..." seru Rifani tak mau kalah..
" Sudah-sudah jangan berdebat. nantik akan aku pikir…
PENGORBANAN KAMELIA
( @:@ )
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 500 Episodes
Comments