"Kenapa Marcell"ucapnya gugup melihatku.
"Jantungku. Apakah ada masalah dengan keadaan jantungku?"ucapku yang membuatnya mengerutkan dahinya bingung.
.
.
.
.
.
#Zania Pov'
Aku baru saja memeriksa keadaan Marcell yang katanya dia sedang sakit. Tapi saat aku cek keadaannya baik-baik saja. Dia kekeh dengan pendiriannya jika ada masalah dengan jantungnya saat ini. Memang tebakanku tidak salah lagi selain dia gangguan jiwa, Marcel memiliki kelainan lainnya.
Aku merasa kesal dengannya karena mencengkram erat lenganku saat akan memeriksanya. Padahal dia sendiri yang memaksa untuk diperiksa, tapi nyatanya dia melukai tanganku.
"Laki-laki gila!. Kapan aku keluar dari situasi ini Tuhan?"ucapku frustasi dan saat ini aku berada didalam kamar.
Tiba-tiba seseorang mengetuk kamarku dan ketika aku membukanya ternyata dia adalah orang yang sedang aku sumpah serapah didalam otakku ini. Kenapa lagi sih dengan laki-laki ini?. Aku tahu dia tidak menyukaiku dari tatapannya itu. Tapi apa-apaan dengan tatapannya saat ini. Aku mencoba menenangkan diriku untuk menghadapi orang seperti dia.
"Tenanglah Zania"ucapku dalam hati.
"Ada apa lagi?. Bukanya kamu tidak ingin saya periksa. Bukannya kamu tidak mempercayai ucapan saya. Sekarang ada apa lagi?"ucapku kesal yang langsung berbicara formal denganya.
"Kamu harus tanggung jawab dengan jantung saya, Nia!"ucapnya menatapku tajam dan ada apa dengan ekspresinya itu. Kenapa dia menggelengkan kepalanya itu?. Dia sakit kepala atau semacamnya.
"Tidak, tidak perlu. Ini tidak mungkin, perempuan seperti kamu itu tidak pantas!!"ucapnya berkata tajam kepadaku. Apa-apaan sih dengannya ini?. Malah semakin membuatku kesal kepadanya.
"Jangan pernah muncul dihadapan saya untuk saat ini, mengerti"ucapnya yang langsung meninggalkanku yang terpaku disana.
Setelah dia menghilang dari penglihatanku, aku pun baru tersadar dengan apa yang diucapkan barusan.
"Siapa juga yang ingin muncul dihadapanmu laki-laki gila?. Zania sabar, kamu akan segera meninggalkan tempat ini"…
Harus Memilih
Seoson 2|Part 13| Apakah Itu Kamu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments
Nurlailan Fadilah
masih kurang kk 😁
2022-08-13
0