"Sudah?"
Ferdi yang masuk ke ruang rawat Masha langsung bertanya kepada Tari, apakah yang sudah selesai memberi makan siang Masha.
"Sudah dong, lumayan seleranya sangat baik. Lihatlah ini sudah habis." Tari menunjukkan mangkuk bekas Masha makan.
Masha menatap lekat lelaki yang baru datang, ya karena penglihatannya sudah jelas, ia tahu laki-laki itu adalah Ferdi, kekasihnya tiga tahun yang lalu ia tinggalkan tanpa kabar, salah siapa? semuanya salah Ferdi telah berselingkuh dengan cewek lain.
"Ferdi, tiga tahun yang lalu. Aku ingat foto dari pesan misterius itu, dia sedang bersama seorang cewek di kafe. Dia berbohong mengatakan makan siang bersama rekan kerjanya yang ternyata dia makan bersama seorang cewek. Lalu untuk apa dia disini dan .... cewek ini apakah pacarnya?" batin Masha lalu menatap Ferdi dan Tari secara bergantian, mengapa ia merasakan patah hati melihat kedua orang itu berada disampingnya saat ini.
Apalagi melihat Tari yang tiba-tiba saja menggandeng tangan Ferdi. Baiklah Masha sudah berusaha melupakan lelaki itu sekarang.
"Apa-apaan kamu Tari, kenapa kamu pegang tanganku?" Ferdi menepis tangan Tari yang mengganggu pergelangan tanggannya.
"Tidak salah Fer, ini adalah bukti keakraban kita."Tari membela diri.
"Jangan membuat dia salah paham. Dan akrab tidak harus seperti ini juga, berpegang tangan. Itu hanya membuat orang lain salah paham, ngerti!"
Ferdi meninggalkan Tari lalu menghampiri Masha yang sedang berbaring.
"Sha kamu sudah baikkan? Aku merindukanmu selama ini." Kata Ferdi sembari menggenggam tangan Masha, tetapi sepertinya Masha tidak menginginkan genggamannya, gadis itu melepaskan tangan Ferdi dari jemarinya.
"Sha jawab aku!"kata Ferdi sekali lagi karena Masha tidak merespon sebelumnya.
"Sungguh, kepalaku sangat sakit. Aku sudah banyak lupa kehidupanku sebelumnya seperti apa, aku hanya ingat petualanganku saja selama tiga tahun ini.
"Apa yang kamu lakukan selama tiga tahun ini?"
tanya Ferdi membuat Masha harus mengalihkan pandangannya lagi kepa…
Sabar Meski Hidup Sebatang Kara
Konflik dan Salah Paham
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments