Beberapa hari setelah kejadian itu, Elias merasakan jika Cyara menjadi perangko yang melekat erat pada dirinya, seolah takut jika dia meninggalkannya pergi.
Agak sedikit risih, karena Cyara menjadi lebih sensitif dan cerewet padanya, juga posesif. Tapi memang itu yang di harapkan nya. Karena sebelumnya Cyara tidak seposesif itu, bisa di bilang kurang peka malahan.
Sore ini dia menjemput Cyara pulang. Ia sudah sepuluh menit menunggu Cyara di depan rumah sakit, namun Cyara belum juga keluar. Dia mengecek handphone, dan tak ada pesan ataupun telpon pemberitahuan dari Cyara.
Saat itu Cyara akan pulang, dia sudah keluar dari ruang absen. Namun ada panggilan mendadak dari ruang perawat yang saat itu sedang kosong. Mungkin perawat lainnya masih sibuk, atau kemungkinan lain masih serah terima tugas pergantian shift, memang biasanya agak lama.
Karena telf yang terus berbunyi dan mengganggu pendengarannya, ia akhirnya masuk kembali ke ruang perawat untuk mengangkat telpon itu.
“Halo sore, ruang perawat dengan Cyara disini. Ada yang bisa di bantu ?”
“Mbak ada pasien dari poli paru-paru yang membutuhkan penanganan sekarang. dr. Bayu akan segera menyedot cairan dari pasien di kamar anggrek 2. Jadwalnya pukul 14.00 tadi, namun sampai sekarang belum ada perawat yang mempersiapkan peralatan yang akan di pakai dr.Bayu. Bisakah Mbak membantu sebentar ?”
“Sebenarnya ini sudah jam ku pulang. Aku juga sudah absen. Kalau tidak salah perawat yang bertugas hari ini adalah Maya dan Novi.” melihat daftar shift yang di tempel di papan dekat telpon.
“Mbak Maya dan Mbak Novi belum datang sampai sekarang, tidak ada kabar dari mereka. Ponselnya juga tidak aktif. dr. Bayu dan pasien sudah menunggu dari tadi.”
Mau tidak mau setelah mendengar itu, Cyara tidak jadi pulang. Ia segera menutup telpon dan mempersiapkan peralatan yang di butuhkan. Setelah semuanya siap, ia bergegas masuk ke ruang anggrek 2.
Cyara ingin mengabari Elias, namun tidak sempat. Setelah membawa alat dan menyerahkan pada Bayu. Ia…
Cinta Rasa COVID-19
Eps. 95 Kedekatan Yang Sama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
gk kerasa udah ikutin Cerita lewat suara Pimoy, ampe episode ini pengen baca tp, entar hilang rasa penasranku. jd baca sambil tunggu suara si imut deh👍.
maaf ya Author cerita,y ku suka dan pengen kejutan. biar berasa nyata.
2022-04-22
1
Yohana Rasmina Hasibuan
like lagi kak
2021-04-22
1
Eva Santi Lubis
mantap thor lanjut mari saling
mendukung terimakasih
2021-04-12
1