Mendengar ucapan Vira. Leon hanya bisa tersenyum masam mendengarnya. Leon pun melihat ke arah Vira yang kini sedang asyik tertawa bersama keluarganya.
"Tertawalah sesukamu, bersama keluargamu, karna ini mungking akan menjadi tawa terakhirmu," ucap Leon dalam hati sambil tersenyum melihat ke arah lain.
Melihat senyuman Leon. Hana pun memanggil putranya.
"Leon, sini sayang, kenapa kamu hanya tersenyum sendiri seperti itu, apa yang sedang kamu fikirkan?." Tanya Hana Lembut sambil tersenyum melihat ke arah Leon.
"Iya, Mom," Ucap Leon santai. Lalu berjalan menhampiri anggota keluarganya yang sedang berkumpul. Leon menhampiri Hans yang kini sedang berbicara pada Luic ayah dari Vira sekaligus mertuanya.
"Hai, Leon, sini nak," ucap Hans sambil tersenyum.
"Iya, Dad."
Leon pun duduk di sampin Hans. Sementara Luic menatap Leon dengan tatapan yang tak bisa di artikan. Menyadari akan hal itu Hans pun mulai berbicara.
"Luic, putraku sekaligus menantumu yang akan melanjutkan bisnis yang sedang aku jalankan saat ini. Aku berharap kamu bisa menerima kehadirannya di bisnis yang sedang kita jalankan bersama."
"Tentu saja, dia sudah aku anggap seperti putra ku juga, dan, oya satu lagi, aku titip putri ke sayanganku padamu jangan pernah kamu membuatnya bersedih atau pun menyakitinya karna dari kecil kami tak pernah berlaku kasar padanya. Namun kalau itu sampai terjadi aku percaya pada putriku kalau dia bisa membela dirinya."
Kata terakhir yang Luic ucapkan membuat Leon berfikir keras.
"Apa, maksud dari ayah mertuaku ini?, apakah dia mengacamku atau bagaimana?," Ucap Leon dalam hati sambil melihat ke arah Luic yang kini kembali sibuk membahas bisnisnya dengan Hans.
Waktu terus berlalu tak terasa kini telah malam. Kamar Leon telah di hias oleh Hana dan Liana. Mereka menjadikan kamar Leon seperti taman bunga. Hana dan Liana pun mengajaka Vira ke kamar Leon.
"Sayang, sekarang kamar ini telah mejadi milikmu, dan ya, semua pakaian kamu telah aku simpan rapi di dalam ruangan khusus ganti ini,"…
Pengorbanan Cinta
Bab. 54
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments
Dhe Apalah-apalah
kirain up ka
2020-03-25
0