Safira bangun dari tidur tak pulasnya sekitar pukul tiga dini hari. Matanya sembab dan tidak bisa terbuka lebar, kepalanya pening dan tenggorokannya terasa sangat kering. Dia mengangkat tubuh perlahan, tersentak lalu merasa linglung saat melihat Vera tertidur pulas di sampingnya.
Perlahan ingatan semalam merambat di kepala. Dia menangis hampir sepanjang malam saat Vera datang ke kamarnya tanpa berkata apapun dan langsung memeluknya. Kesedihan dan kekhawatiran Safira tumpah ruah, dia bahkan tak ingat kapan tepatnya dia mulai jatuh tertidur.
Dengan gerakan pelan Safira turun dari ranjang dan melangkah ke luar. Tenggorokannya kering dan dia butuh segelas air. Sambil merambat pada dinding, karena rasa pening, Safira pada akhirnya sampai di dapur di lantai satu.
“Alvin … Zain …,” panggilnya lirih saat melihat stiker kartun yang tertempel di kulkas, buah karya kedua putranya.
Seketika pilu kembali menghantam Safira. Matanya yang sembab kembali berkaca-kaca dan sejurus kemudian menitikan air mata. “Kalian di mana, Nak? Apa kalian baik-baik aja?” batinnya meratap, menyentuh stiker-stiker dengan jari-jarinya.
“Ya Allah … tolong lindungi kedua putraku, selamatkan nyawa mereka. Kalau Engkau memulangkan mereka dalam keadaan utuh tanpa kurang sedikitpun, maka … maka aku akan, aku akan menuruti keinginan suamiku,” ucap Safira lirih.
Dia mengikat janji kepada Sang Pencipta semata-mata untuk kedua putranya. Safira tidak tahu apakah yang ia ucapkan dan niat dibaliknya adalah sebuah dosa atau tidak, saat ini yang pikirannya hanya dipenuhi oleh rasa khawatir terhadap Alvin dan Zain.
Janji yang ia ucapkan sebenarnya adalah bentuk permintaan Ashqar yang meninginkannya berhijab, tetapi selalu Safira tolak dengan alasan dia belum siap. Stigmanya tentang hijab yaitu dia harus berkelakuan baik dulu baru boleh mengenakannya. Namun, kini dia membuat janji terhadap hal yang ia tolak berulang kali. Dan Safira tidak yakin tentang pendapat Ashqar mengenai ini.
Safira mengambil sebotol air dingin…
Anak Suamiku
Bahkan Dia Juga Seorang Ibu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 257 Episodes
Comments
Liana Rismawati
selalu ya gak dinovel gak di film kl ada penculikan gini mesti ada kata" jangan bilang siapa" ntar berangkat sendiri padahal disana gak bisa apa" cmn teriak" dan nangis, emang beda ya sama novel" barat
2022-01-05
0
zee
sari merusak reputasi ibu Tiri...yang sedang diperjuangkan Safira...
2021-05-30
0
U_Line
gemesh deh ma Safira....harusnya dia tuh bilang sama Rafa dan Ashqar.....maunya main sendiri aja, ga menghargai suami...kalo ada apa2 gimana coba....aku kan jadi jantungan... 🙈🙈🙈
2021-04-21
1