Pagi menjelang ....
Rafa telah siap berangkat untuk pergi keluar kota. Dia berangkat sebelum Jea berangkat sekolah jadi gadis kecil itu masih bisa melihat Papi nya pergi. Starla dan Jea mengantar Rafa sampai depan rumah.
"Sayang Papi berangkat dulu ya... Jea yang rajin belajar di sekolah nya." Rafa menggendong Jea sedari dalam rumah hingga di depan rumah, pria itu belum juga menurunkan nya.
"Iya Papi... jangan lupa ya boneka untuk Jea yang besaaarr." Ucap gadis kecil itu dengan menggemaskan mempraktekkan besar nya boneka dengan rentangan tangan kecil nya.
"Siap tuan Putri... kalau begitu papi berangkat dulu ya." Pamit Rafa pada Jea, mengecup pipi Jea dengan gemas hingga gadis kecil itu tersenyum lebar merangkul leher Rafa dengan sayang seakan tak mau turun dari gendongan.
"Yuk sayang turun dulu... Papi nya mau berangkat." Starla membujuk Jea untuk turun dari gendongan, Jea tampak sedikit murung harus ditinggal oleh Rafa.
"Sayang, ingat pesan Mami tadi malam, biar Papi cepat pulang nya. Turun yuk." Starla kembali membujuk dengan lembut.
Jea akhirnya mau turun dari gendongan Rafa, meski dengan wajah yang tak semangat seperti biasa nya.
"Sayang, jangan sedih dong... kan Papi nanti bawa boneka besar buat Jea." Rafa berjongkok menyeimbangkan tubuh nya dengan putri nya, dengan lembut Rafa memberi semangat, Jea hanya menganggukkan patuh.
"Anak pintar... Papi berangkat ya" Usap Rafa pada kepala Jea dan mengulurkan tangan untuk disalami Jea.
"Mi, Papi berangkat dulu ya, Mami hati-hati di rumah kalau ada apa-apa cepat kabari Papi." Ucap Rafa mencium kening, pipi dan bibir Starla.
"Ih Pi... ada Jea." Starla memukul lembut dada Rafa, pria itu hanya tersenyum menanggapi nya melihat istri nya malu-malu di depan putri mereka.
"Hahaha tidak apa-apa, sebentar saja." Ucap Rafa santai.
"Ya sudah Papi berangkat dulu ya." Ucap Rafa dan Starla menyalami tangan suami nya.
"Papi, tunggu di dalam mobil ada yang mau Papi omongin sebentar." Bisik Rafa pada Starla.
Rafa berjalan menuju mobil d…
Kehidupan Tak Terduga
Maya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 139 Episodes
Comments
Jelita Siregar
jgn ada pekakir y thor
2021-07-17
0