Keesokan harinya.
Semalem gue udah packing barang-barang yang mau dibawa untuk beberapa hari kedepan.
Sebuah koper kecil dan tas carrier untuk naik gunung.
Dua sahabat gue udah ada dirumah Darwin dari semalem. Gue gak ikutan ngumpul bareng mereka semalem, soalnya pasti malah begadang nanti.
Gue turun kebawah sambil membawa barang-barang.
Nyokap dan papi lagi sarapan diruang makan.
"Jam berapa berangkatnya, Cha?" tanya nyokap.
"Jam pastinya gak tau, bun. Katanya pagi aja. Tau sendiri para pria itu, kalo ngumpul pasti begadang. Palingan mereka juga belum pada bangun." gue menjawab sambil duduk di kursi ruang makan samping nyokap.
"Ya udah, sarapan dulu aja." kata nyokap ke gue.
Gue mengangguk dan mengambil nasi goreng beserta telur dadarnya.
"Kira-kira kamu berapa lama perginya?" tanya papi.
"Belum tau pap. Mungkin semingguan atau lebih. Soalnya naik mobil juga, terus mau mampir-mampir juga." gue menjawab.
"Hati-hati ya kamu disana. Kamu kan belum pernah naik gunung. Kalo cape, jangan dipaksain. Mending istirahat dulu." kata papi lagi.
"Iya papi. Kan tentara Chacha ada tiga, masa mereka gak bisa jagain Chacha." gue menjawab sambil nyengir.
"Kalo ada apa-apa, langsung telepon papi atau bunda ya. Nanti papi transfer untuk uang saku kamu. Kalo kamu pulangnya males naik mobil, pake pesawat aja ya, supaya cepet sampe." kata papi ke gue.
Gue menoleh ke arahnya, "Papi. Tabungan Chacha masih cukup kok. Papi gak perlu transfer. Lagian, masa pergi bareng pulangnya Chacha sendirian pake pesawat. Nggak lah papi."
"Bunda. Coba tolong kasih tau papi nih. Jangan terlalu khawatir, Chacha gak pergi sendirian dan ini bukan yang pertama kali." gue berkata ke nyokap.
Nyokap gue tersenyum, "Papi kamu ini bukannya terlalu khawatir, cuma belum terbiasa ngeliat kelakuan kamu."
"Eh, aku tuh memang beneran khawatir loh, bun. Masa anak gadis ku pergi jauh-jauh, aku gak khawatir." gumam papi ke nyokap.
Gue cengengesan ngedenger papi.
Bu Surti menghampiri meja makan, "Maaf non. Den Darwin udah da…
Kembang Diantara Kumbang
Adventure Begins
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 99 Episodes
Comments