Beberapa saat kemudian lift berhenti dan pintu terbuka. Ana buru buru melepaskan pelukannya. Arley pun demikian, dia lega melihat Ana sudah tenang dan berhenti menangis.
Ana menyapu sisa air matanya, lalu segera keluar dan berlari cepat meninggalkan Arley.
"Ana___ Ana! Tunggu." teriak Arley kelabakan. Ana meninggalkannya tiba tiba, padahal dia masih ingin membicarakan sesuatu yang penting dengan gadis itu.
Arley mengejarnya, Ana semakin mempercepat langkah larinya.
Arley membuang nafas berat, karena Ana tidak peduli dengan panggilannya dan terus berlari. Arley dia segera mengambil ponselnya di saku.
"Lakukan sesuatu untukku, secepatnya!" katanya kemudian, sesaat terlibat pembicaraan penting, lalu ponsel di matikan.
Arley terus melihat Ana yang sudah berada jauh di jalan raya mencegat taksi.
.
.
Setelah mandi dan shalat magrib, Ana mengunjungi neneknya di rumah sakit.
Bik Mul mengatakan besok neneknya akan mulai melakukan kemoterapi pertama.
Ana sedih, dari mana dia dapat biaya untuk kemoterapi. Sekali kemoterapi biayanya hampir 20 juta. Uang di dompetnya saja tidak cukup sejuta.
Dengan langkah gontai dia meninggalkan rumah sakit, tujuannya ke rumah mamanya.
Dia tidak mau menyerah begitu saja.
Berulang kali di telepon, nomor mamanya tidak aktif, begitu juga dengan pamannya.
Suara adzan shalat isya berkumandang saat dia tiba di depan pintu gerbang pagar rumah Nandita.
"Nona Ana?" sapa sala seorang penjaga keamanan begitu melihatnya.
"Selamat malam pak, apa mama ada di rumah? aku sudah mencoba menelpon mama dan paman berulang kali, tapi nomor mereka tidak aktif. Tolong sampaikan ke mama aku ingin sekali bertemu dengannya." pinta Ana memelas.
"Nona ingin bertemu dengan ibu Nandita?"
"Iya pak, tolong masuklah ke dalam sampaikan pada mama aku ingin bertemu dengannya, ini sangat penting sekali." pinta Ana.
"Maaf non, nona tidak bisa menemuinya sekarang, datanglah beberapa hari lagi."
"Tapi pak, aku ingin ketemu mama sekarang. Aku tidak bisa menunggu beberapa hari lagi, in…
Arley & Ana
Episode 10
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments
Aris Pujiono
semangka
2022-04-08
1
Aumy Re
semangat Ana
semangar, Ka
lanjut nyicil baca
mampir juga Di Batas Cakrawala
2022-03-14
0
siska A
semangat thor
2021-12-24
0