Tok Tok Tok
Sebuah ketukan di pintu depan menyadarkan lamunan Bu Mirna. Sedari pagi Bu Mirna melamun memikirkan anaknya yang sedang berjuang mengikuti seleksi dukun istana. Dia benar benar cemas, anak kesayangannya itu bisa saja terluka. Sudah hampir satu minggu lamanya, tak ada kabar dari anaknya.
Bu Mirna bergegas ke depan, menarik gagang pintu dengan sedikit kasar. Entah kenapa ada rasa tidak sabaran dalam dirinya. Ketika pintu terbuka nampak sosok pemuda memakai jubah warna merah. Pemuda yang sangat dia rindukan. Beberapa hari tak bertemu tubuhnya terlihat lebih kekar dan semakin gagah. Aksara, anak kesayangannya itu kini tersenyum lebar di hadapannya.
"Buu . . .aku berhasil buu," Aksara menghambur, memeluk Bu Mirna.
"Lihat Bu, jubah ini Buu. . .aku sekarang resmi menjadi Dukun Sakti istana," Aksara bercerita penuh rasa bangga.
"Selamat ya Naakk. . .selamat," Bu Mirna menitikkan air mata. Rasa bangga dan haru bercampur menjadi satu. Rasa syukur terucap berkali kali di dalam hatinya.
"Bapak mana Bu?," Aksara celingak celinguk mencari sosok Pak Toro, yang tak nampak batang hidungnya kali ini.
"Ah, biasalah. . .Bapakmu tiap hari kan ke hutan. Nyari kayu bakar lah, menanam singkong lah, macem macem pokoknya," Bu Mirna menggandeng Aksara masuk ke dalam rumah.
"Duduklah, istirahatlah. Biar Ibu seduhkan wedang jahe untukmu. Cuaca cukup dingin hari ini," Bu Mirna bergegas ke dapur, menyalakan tungku dan merebus air.
"Bu, mungkin beberapa minggu ke depan aku akan tinggal di mess dukun sakti di sebelah istana," Aksara menyusul Bu Mirna ke dapur.
"Kok gitu Nak? Apa tidak boleh dukun sakti tinggal di rumahnya?," Bu Mirna terlihat kecewa.
"Aku baru saja dilantik Bu. Jadi, minggu minggu ini waktunya kegiatan pengenalan tempat dan kegiatan awal lainnya. Mungkin juga ada menu latihan khusus agar bisa segera ikut misi perburuan batu sakti di hutan mayit," Aksara duduk di kursi menghadap meja dapur yang sudah terlihat reyot.
"Apa asyiknya hidup hanya untuk berburu batu sakti?,"…
KEMAMANG
Batu Sakti
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments
Ayuk Witanto
siapa mereka
2024-02-02
0
Ana Al Sapri
siapakah gerangan 12 org itu
2022-12-02
0
heni suhartini
tetap semangat thor,aku tetap menunggu up nya😆
2021-07-14
1