Satu ... dua ... tiga.
Edzar tengah menatapnya dengan tatapan tajam, pun dengan tangan yang masih menggenggam erat garpu dan sendok yang ada di kepalan tangannya.
"Tu-tuan, kau baik-baik saja kan?" tanya Clara melebarkan senyumannya.
Entah kenapa Edzar merasa begitu kesal dan tak suka, saat melihat Clara lebih memperhatikan lelaki lain di hadapannya.
"Sudah melakukan kesalahan pun dia masih bisa tersenyum lebar seperti itu," gumam Edzar kesal.
Edzar pun kembali memakan spagetinya dengan begitu agresif. Ia ingin tahu, apa yang kan dilakukan Clara jika dirinya makan berlepotan seperti Sky tadi.
"Apa! Dia hanya asyik makan saja?" batin Edzar.
Ia pun semakin menjadi-jadi, memakan spageti itu dengan begitu rakus, bahkan saus spagetinya saja melebar di luar bibirnya.
Clara terlihat melipatkan bibirnya ke dalam, seolah sedang menahan tawa. Sambil sesekali melirik ke arah Edzar.
"Ehem...." Edzar berdehem begitu keras, saat dirinya selesai menghabiskan sepiring spageti favoritnya. Berharap Clara akan membantunya untuk membersihkan noda di bibirnya. Atau setidaknya memberikan ia lembaran tisu.
Dan benar saja, tangan Clara kini sedang menjangkau kotak tisu. Edzar sudah dengan pede-nya mempersiapkan diri, sedikit mencondongkan wajahnya ke arah Clara. Tapi ternyata, kenyataan tak seindah harapan.
"Tuan, tisunya, Tuan." Clara mengangsurkan kotak tisu itu kepada Edzar.
Dengan perasaan yang sedikit malu, karena sudah berharap lebih. Edzar pun mengambil lembaran dari kotak tisu itu dengan kasar, lalu segera membersihkan noda di bibirnya.
"Dasar! Sama sekali tidak peka!" batin Edzar begitu kesal.
Tanpa berlama-lama, Edzar pun segera berdiri dan berlalu begitu saja meninggalkan ruangan dengan wajah yang di tekuk.
"Kenapa dia?" gumam Clara saat Edzar keluar begitu saja, tanpa ada sepatah kata pun yang diucapkannya. Dan dengan cepat Clara pun segera menyusul suaminya itu.
"Tuan, Anda mau ke mana, Tuan?" tanya Clara yang berjalan cepat di belakang Edzar.
"Pulang!" seru Edzar, sesaat sebe…
Love'S Mr. Arrogant
Tidur di Bahuku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments
Chandra Dollores
gantungnya pang.. cenat cenut neh.. ahhhh
2021-10-11
2