...Bab 22...
...Peringatan...
Saat perjalanan ke kampus, Lia terus melirik Rizal disamping kanannya yang sedang mengemudikan mobilnya, mereka sama sekali tidak berbicara sepatah katapun. Tatapan matanya yang serius melihat ke depan jalan, namun tangan kanannya yang terus memegang ke dagunya. Seakan-akan tengah ada yang dipikirkannya.
Karena bosan dan kesal lalu Lia memulai percakapan duluan.
"Hmm...Tasia itu...kayaknya kalau dilihat-lihat dia cocok sekali dengan Yogi..yaa!" sahut Lia tiba-tiba mengagetkan lamunan Rizal. Rizal menoleh ke arah Lia sebentar.
"Apa?" sontaknya.
"Iya...kalau dipikir-pikir mereka berdua serasi sekali..mereka sama-sama pintar memasak...waah kalau begini terus, Yogi jadi tambah semangat lagi bekerja...Rizal kamu memang pandai sekali cari koki baru buat teman kerjanya Yogi.." ujarnya lagi. Mendengar perkataan Lia, seketika itu pula Rizal langsung melajukan mobilnya dengan kencang.
"Ehh..kenapa tiba-tiba ngebut? teriak Lia kaget langsung ketakutan.
Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di kampusnya.
"Hmm..Lia, kakak ada urusan penting kamu masuk ke kampus duluan, nanti kakak akan parkirkan mobilmu. Aku harus kembali ke Cafe, ada sesuatu yang tertinggal disana!" sahut Rizal, tiba-tiba terburu-buru.
"Memangnya kamu ketinggalan apa?" tanya Lia. Lalu Lia keluar dari mobilnya, dan menutup pintu mobil.
"Buku penting! Sudah ya..." teriaknya di mobil. Lalu dia membelokan arahnya dan menjalankan mobilnya kembali dengan ngebut.
"Ada apa dengannya? Mustahil dia begitu peduli pada gadis kampungan itu!" Geram Lia jengkel, seraya menghentak-hentakkan kakinya ke tanah.
...***...
Setelah tahu kran air rusak parah, Yogi segera menelpon tukang untuk segera memperbaikinya. Tasia mengelap-ngelap bajunya yang basah dengan handuk. Yogi melihat Tasia yang pakaiannya basah, lalu dia segera mengambil pakaian di dalam lemarinya.
"Sebaiknya kamu ganti pakaianmu itu. Nanti bisa masuk angin...tapi untuk sementara pakailah punyaku dulu, punyamu bisa dijemur di luar b…
Sweet Cake Memories
Peringatan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 101 Episodes
Comments