Setelah duduk di samping Panji... Jefri berkata,
"Kang... Sedang musafir ya?"
"Iya Mas," jawab Panji.
"Emang... Asalnya dari mana akang ini," tanya Jefri,
"Gito... Pesankan kopi dan makan untuk akang ini.
Jangan lupa beli rokok marlboro 2 bungkus."
"Siap," seru Gito kemudian berjalan menuju warung depan stasiun Prembun.
"Asalku dari Surabaya," jawab Panji lirih.
"Kenalkan, aku Jefri.
Akang siapa namanya?"
"Nama ku Panji."
"Ternyata benar dia adalah Panji," ujar Jefri dalam hati,
"Sudah dua hari aku di jalan mencari keberadaannya. Hemmm sulit sekali menemukan Panji ini, kalau tidak ada pesan kekerasan dari Bos Rudi... Sudah aku tembak kepala bocah ini.
Bikin susah aku saja."
"Ini Bang sarapannya dan ini kopi juga rokok nya," kata Gito kemudian meletakkan piring dan gelas di atas keramik.
"Kang Panji... Silahkan sarapan dulu, ini kopi nya dan rokoknya," ujar Jefri.
"Terimakasih kang," kata Panji kemudian menikmati sarapan.
Tak lama kemudian Jefri menuju sebuah toko yang menyediakan layanan telpon.
Setelah memencet tombol telpon dan tersambung,
"Halo... Bos..! Bocah bernama Panji telah aku temukan, dia berada di depan stasiun Prembun kabupaten Kebumen."
"Baiklah, awasi dia kemana perginya, setelah ini aku akan meluncur ke kabupaten Kebumen, kemungkinan sore aku baru sampai kesana, kita bertemu di depan stasiun Prembun," ujar Pak Rudi kemudian menutup telpon satelitnya.
Sementara...
Di Jakarta di kediaman Keluarga Hong Shi... Pak Rudi mendekati Bos Hong Shi, setelah membungkuk... Pak Rudi berkata,
"Tuan Besar... Keberadaan Panji si bocah gelandangan itu telah saya temukan.
Saat ini... Panji berada di depan stasiun Prembun di kabupaten Kebumen Jawa Tengah.
Sekarang apa yang harus saya lakukan?"
"Pak Rudi... Siapakah orang yang telah melunasi hutang di bank Salmon sebesar 400 milyar," tanya Bos Hong Shi.
"Dia adalah Non Wilda direktur PT Hening bergerak di bidang Elektronik," jawab Pak Rudi.
"Direktur PT Hening..? Pantas saja dia memiliki uang banyak.
Siapakah Wilda itu..…
SANTRI MBELING
NASEHAT PANJI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 156 Episodes
Comments
Rozan A
bukannya sekarang udah pindah bandara nya?
2024-07-12
0
Giri singodiwiryo
pernah denger sih cerita Mbah Sanusi yg suka main dipasar kebumen cirinya jubah kusam di iket pake Inis klapa
2021-08-14
4
hmd
💚💚💚💚💚🧡
2021-08-09
1