Terlahir Kembali, Menggulingkan Kaisar
"Mulai dari sekarang kamu adalah putraku, kamu yang akan menduduki tahta naga. Gantikan posisi kaisar, injaklah keparat itu."
Sang permaisuri berbisik sembari tersenyum, menatap ke arah seorang pangeran kecil berpakaian lusuh di istana terbuang.
Lin Krisan, merupakan putri tunggal dari jendral yang berkuasa. Diangkat menjadi permaisuri, setelah mendukung suaminya dari status pangeran hingga menjadi kaisar.
Namun, kasih sayang tidak didapatkannya. Kaisar lebih menyayangi para selirnya. Hingga pada akhirnya permaisuri Lin meninggal di istana dingin, setelah diracuni oleh kaisar.
Wanita yang terlahir kembali, kembali mengulangi waktu.
"Aku tidak akan berusaha merebut cintamu lagi. Tapi aku akan merebut tahtamu."
Menjadikan istana bagaikan papan catur, melucuti kekuasaan kaisar pengkhianat. Menjadikan putranya yang manis sebagai kaisar baru.
Tapi lebih dari itu, mata perdana menteri mengawasinya...atau menginginkannya?
Dinikahi Calon Ayah Mertua
Aura Mejalani hubungan dengan kekasihnya selama dua tahun, dan mereka sudah merencanakan sebuah pertunangan, namun siapa sangka jika Aura justru melihat sang kekasih sedang berciuman di bandara dengan sahabatnya sendiri. Aura yang marah memiliki dendam, gadis 23 tahun itu memilih menggunakan calon ayah mertuanya untuk membalaskan dendamnya. Lalu apakah Aura akan terjebak dengan permainannya sendiri?
Gara-gara Cinta Yang Mendua
Dikhianati. Ditinggalkan. Dipisahkan dari anaknya.
Sekar kehilangan segalanya karena cinta yang mendua.
Saat ia bangkit dan menemukan dirinya kembali, seseorang dari masa lalu hadir, membawa kesempatan kedua yang tak pernah ia duga.
Tapi setelah semua yang terjadi
masih beranikah Sekar mencintai lagi?
Takdirku bersama suami mafiaku
Adrian menatap Zara lekat sejenak—tubuhnya yang terkulai lemas di pelukannya, wajahnya yang pucat tanpa darah, napasnya yang nyaris tak terasa—lalu segera menahan langkah Yamal yang hendak bergegas: “
3
7
Anak Manusiaku
“Guk! Guk!” Aku berlari mengejar mobil merah Ayah yang terus menjauh. Dari kaca belakang yang terbuka sedikit, aku masih bisa mencium bau Ibu dan Ayah, juga aroma sabun stroberi Leo. “Jalu!” Leo mem
0
0
SEPERTI DULU, TAPI BERBEDA
Sore itu gerimis turun tipis, menyisakan aroma tanah basah yang menyelinap melalui celah jendela kamar Ardi. Ia duduk di tepi kasur sambil memandangi sebuah foto polaroid usang yang warnanya mulai pud
0
0
Kiat-kiat Mengikuti Event Menulis
// Cerpen ini adalah hasil sharing session di Ruang Author Sabtu 02-12-2023 pukul 19.30 bersama Author Syahz // Teman-teman tahu, ya, di sini setiap rentang waktu tertentu pasti ada event menulis, en
4
114