Awal Pertemuan

Nama nya Renita Anggraini Wilson biasa di panggil Renita, ayah nya bernama Radison Wilson dan ibu nya bernama Radina Wilson. Saat ini umur Renita 12 tahun.

Dia duduk di Sekolah dasar kelas 6 di Jakarta ,Renita ke sekolah selalu di antar oleh supir ayahnya dan ibu nya memilih untuk berpergian bersama teman-teman nya di bandingkan menemani Renita.

Hari-harinya di sekolah selalu kosong tidak ada warna dalam hidupnya. Teman-temannya juga asik dengan kehidupannya masing-masing tak ada yang memperdulikan dia, saat istirahat dia selalu ke taman belakang kelas mencari kesunyian dan menangis meluapkan isi hatinya yg hampa.

Saat asik menangis tanpa sadar ada seorang anak laki-laki yang mengikutinya, tiba-tiba anak laki-laki itu duduk di kursi taman samping gadis itu. Renita tersadar dan menghapus air matanya "siapa kamu?" paniknya, "maaf,nama ku Rehan Andrian Wijaya nama kamu siapa?" jawab Rehan dengan senyum manis nya "Renita".

"Sepertinya aku gak pernah liat km di sekolah ini?" tanya Renita

"Oh iya, aku baru pindah hari ini karna ayah ku ada proyek di sini untuk 1 tahun kedepan" kata Rehan,

Renita hanya ber oh oh riang....

Berapa menit kemudian bel masuk berbunyi dan di sana mereka berpisah karna Rehan harus berjumpai ibunya di kantor kepala sekolah terlebih dahulu.

"Ren aku luan yah nanti kita jumpa lagi di kelas" ucap rehan sambil berlari meninggalnya "owww iya sampai jumpa lagi" jawab Renita sambil melambaikan tangan dan tertawa.

Sesampai di kelas Renita pergi ke tempat duduk nya, kelas nya sangat ramai karna ibu guru belum masuk ke dalam kelas, tak lama setelah dia duduk 10 menit kemudian ibu desi datang di ikuti anak laki-laki di belakangnya yang pastinya si Rehan, seketika bibir itu tersenyum.

"Anak-anak kelas kita kedatangan teman baru ayo Rehan perkenalkan nama mu" kata ibu desi kepada nya

"Hallo gays! Nama saya Rehan Andrian Wijaya, umur ku 12,5 tahun, aku pindahan dari Amerika, senang bertemu dengan kalian" akhirnya dengan senyum "oke Rehan kamu bisa duduk di kursi kosong ada 4 kursi kosong kamu pilih sendiri saja" akhir bu desi "baik bu"

Yah ada 4 kursi kosong di kelas ku tepatnya di samping Rara,Dea,Melani dan aku. Teman kelas ku seketika ribut menunggu kemana Rehan akan duduk. Aku hanya sibuk menulis di buku harian ku, yah aku suka menulis untuk meluap kan perasaan ku setiap harinya. Tiba-tiba hening dan aku heran ku angkat kepala ku melihat apa yang terjadi, ah ternyata mereka diam karna Rehan sudah duduk di samping ku.

"Hai ren" sapa rehan

"Hai" akhir ku

Pembelajaran berlangsung beberapa jam dan akhirnya bel pulang berbunyi, semua anak-anak ribut keluaran kelas menunggu jemputan dari orang tuanya. Sedangkan Renita menunggu supir ayahnya di depan gerbang sekolah.

Dalam perjalanan di gerbang Renita merasa di ikuti saat dia menengok benar saja ada Rehan mengikutinya.

"Hei kenapa kamu ikutin aku?" ucapnya

"Siapa yang ikutin kamu, orang mama aku di depan sana" jawabnya "oh" ucap Renita menutupi malunya dan sedikit berlari

"Hei-hei aku bercanda ren" tawanya sambil menyamakan langkah gadis kecil itu.

"Ren mau kah kau menjadi sahabat ku" lanjutnya dengan tawa

"Boleh" girang Renita

novel pertama aku juga tersedia di ******* yah...

selamat membaca maaf klo gk bagus🤗

Episodes

Download

Like this story? Download the app to keep your reading history.
Download

Bonus

New users downloading the APP can read 10 episodes for free

Receive
NovelToon
Step Into A Different WORLD!
Download NovelToon APP on App Store and Google Play