"Ren, lo napa bengong besok itu hari yang di tunggu-tunggu sama semua dari kita" kata Putri dan Gina sahabat gue di Smp.
"Yaelah lebay lu pada" jawab ku asal
"Emang loh gak pengen lulus?" tanya putri naikin 1 alisnya
"Ya pengen lah pengen banget malah gue cepat-cepat lulus" antusias ku
"Terus... Kenapa loh ke bete gitu?" tanya Gina
"Ren jujur ajh lah sama kita" lanjut Putri
"Bokap nyokap gue, bakalan datang gak yah?" tanya ku lirih
Putri dan Gina saling tatap, "Pasti bakalan datang dong Ren, lo gimana sih" jawab Gina menghibur ku.
"Udah jan sedih Ren, kalo mereka gak datang kamu masih punya kita buat hibur kamu" lanjut putri
"Iya deh, makasih yah kalian berdua emang paling-paling ngerti deh" senyum ku pada kedua sahabat ku.
"Ekh laper, ngantin yu" kata putri sambil cengengesan "yaudah ayu" jawab ku serentak dengan Gina.
Sepanjang perjalanan ke kantin gue mikirin apa kah orang tua gue datang merayakan kelulusan gue, seperti Orang tua teman-teman ku, aku tersadar ketika putri buka percakapan.
"Ekh, habis pulang sekolah ngemal dulu yo" imbuhnya
"Ide bagus tuh! Ayo Ren" girang Gina
"Gue ngikut ajh" ucap ku
"Yaudah nanti sore gue jemput loh Ren" kata Gina
"Oke"
Sesampai di kantin kami mencari tempat duduk yang kosong yang pastinya muat buat bertiga yah...
"Mau pesan apa? Biar gue pesanin" tawar Putri
"Gue bakso ajh sama es teh" Gina
"Gue samain ajh" sambung ku
"Oke" Putri berjalan meninggalkan kami memesan makanan kami, beberapa menit kemudian pesanan kami datang dan dengan cepat kami menghabiskannya karna sebentar lagi jam istirahat habis.
.
.
.
.
Bel pulang sekolah berbunyi semua siswa/siswi di SMP Tunas Bangsa berlarian keluar, aku dan kedua sahabat ku merapikan alat tulis dan keluar kelas.
"Ren gue luan yah nyokap gue nunggu" kata Gina
"Gue juga Ren gue ada acara keluarga, sorry bed gak bisa temanin lo nunggu kang mamat" lanjut Putri
"Okeoke gue gakpapa sans, hati-hati di jalan yah" kata ku
Aku berjalan sendiri ke gerbang sekolah yang sudah mulai sepi hanya ada beberapa anak-anak berlalu lalang menunggu jemputan sama seperti ku. Tak lama kang Mamat (supir ayah ku) datang dan aku segera naik "maaf non, lama nunggu tadi jalanan macet banget" kata kang mamat "gak papa kang" jawabku
20 menit kemudian akhirnya gue sampai di rumah karna emang sekolah sama rumah gue gak terlalu jauh, "Assalamualaikum" gue masuk dan keadaan rumah masih sama kosong sunyi cuman ada bibi sri dan kang Mamat di rumah.
"Waalaikumsalam,oh non sudah pulang" kata bibi yang datang dari taman belakang
"Iya bi, oh iya mama sama papa kira-kira hari ini pulang gak yah bi?"
"Nah itu bibi kurang tau non" jawab bibi
"Emang ada apa non?" sambungnya
"Ohh... Tidak apa-apa bi" kata ku lesu berjalan ke kamar.
Sampai dikamar gue ganti baju, bersih bersih dan tidur, karna gue masih kenyang jadi gak ada niatan lagi buat makan.
"Non, bangun ada temannya yang nyariin" suara bibi lembut
"Hmmm jam berapa ini bi?" jawab ku setengah sadar "jam 4 sore non" dengan replek aku langsung berlari ke kamar mandi "bi tolong bilangin Gina 15 menit lagi aku turun" suara khas bangun tidur setengah teriak, tanpa menjawab bibi langsung turun menemu Gina.
"Maaf non, non Renitanya masih siap-siap 15 menit lagi turun" kata bibi
"Oh iya gakpapa bi" jawab Gina sopan
.
.
.
"Gila lo pada ngapain ko lama banget gue tungguin sampe bejamur disini" kesal Putri sampai di parkiran Mall
"Ini nih sih Renita kelamaan mimpi" sindir Gina pada ku
"Sorry sorry, gue bikin kalian kesal" kata ku dengan muka di melas melas kan
"Hidih muntah gue liat muka loh" balas Putri, "wkwkwkwk, kuy lah nanti kemalaman" kutarik kedua sahabat ku ke dalam.
Renita Anggraini Wilson
Baby face😙
15 tahun
Pintar
Dingin sama lawan jenis
Putri Radina Charles
Manis
Imut
Rada jutek
15 tahun
Gila Rahayu fardiansyah
Sexy
Kalem
Manja
#maaf banget jelek masih pemula.... Happy jan lupa like and komen... kritik dan saran juga aku tunggu🌺
***Download NovelToon to enjoy a better reading experience!***
Comments