Indonesia
NovelToon NovelToon
GADIS BAHU LAWEYAN

GADIS BAHU LAWEYAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Kutukan
Popularitas:15.4k
Nilai: 5
Nama Author: Siti H

Jangan lupa baca novel Sihir Tafriq dan Misteri Desa Getih, biar gak bingung.

Kasih adalah seorang gadis cantik dan juga baik hati. namun di balik kecantikannya, ia memikul sebuah kutukan. dimana siapapun yang menikahinya, maka tidak akan pernah selamat.

Semua pria akan mati sebelum dapat merasakan malam pertama mereka...

Siapakah Kasih... dan kutukan apa.yang sedang di pikulnya.

ikuti kisah selanjutnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam Berdarah

"Ku mohon, jangan beritahu ini pada ibuku, ia bisa melenyapkannya, dan jika aku tidak selamat, bawa ia ke panti asuhan, dan jangan pernah mencoba merawatnya, berjanjilah padaku." Riri menatap Gita dengan tatapan memohon.

Bibirnya sudah sangat pucat, dan tubuhnya mengalami tremor.

Sedangkan darah mengalir dari selangkanya. Ia mengalami pendarahan. Tetapi bayinya tak juga mau lahir dengan normal.

Gita yang merupakan teman semasa kecilnya hanya menganggukkan kepalanya dengan pelan. Meskipun beribu pertanyaan sedang memenuhi benaknya. Ia masih merasakan hal janggal tentang permintaan yang tak biasa.

Setelah perbincangan tersebut, Riri menandatangani surat perjanjian tersebut dan Gita sebagai wali keluarganya.

Setelah selesai, maka Riri dibawa ke ruang operasi untuk dilakukan tindakan cepat karena situasi yang sangat darurat.

Tak berselang lama...

"Oooooeeek..." suara tangisan seorang bayi mungil dengan wajah cantik rupawan, dan dan itu sudah terlihat sejak ia baru saja melihat dunia.

Akan tetapi, tidak ada yang menyadari dengan apa yang terjadi pada bayi itu. Dimana tepat di bagian organ intinya, ada sebuah tanda bulat sebesar butir beras dan berwarna biru.

Dari bintik berwarna biru itu, keluar satu sosok Kalajengking berwarna merah dengan dua bola mata yang menyala.

Ekornya tampak basah oleh darah. Kemudian berputar sebanyak tiga kali, lalu masuk kembali kedalam rahim sang bocah. Seolah seperti tersedot ke dalamnya.

Para medis tidak ada satupun yang menyadarinya. Mereka mengurus nyawa sang ibu, tetapi sayangnya, Riri tidak dapat di selamatkan.

Duuuuuuar!

Suara petir di langit malam menggelegar menyambut kelahiran sang bayi. Tubuhnya menggeliat pelan, saat sang perawat membalutnya dengan bedong.

****

Seorang dokter menggendong bayi yang sudah di bedong dengan kain bersih. Mereka menemui Gita yang menjadi satu-satunya orang yang mengaku keluarga.

"Maaf, Bu. Kami tidak dapat menyelamatkan nyawa ibunya, sebab mengalami kritis yang cukup parah, sehingga hanya bayi ini yang terselamatkan." dokter itu memberikan bayi tersebut kepada Gita.

Gita merasakan deguban jantungnya memburu saat menerimanya. Ia menatap bayi tersebut dengan perasaan yang sangat sedih.

Bagaimana mungkin ia akan tega membawa bayi itu ke panti asuhan?

Ia tahu, jika Riri memiliki masa lalu kelam dan hampir saja membunuh Gita dengan cara mengirimkan sihir demi me dapatkan Arka—suaminya.

Akan tetapi, Gita sudah memaafkannya, dan ia kini memiliki tanggungjawab terhadap bayi yang berada di gendongannya.

Bayi itu memiliki dua bola mata yang membulat bagaikan boneka India, dilengkapi dengan bulu mata nan melentik, serta alis yang tebal.

Hidungnya bangir sempurna, kulitnya putih bersih, sungguh sangat memikat hati.

"Kami akan membereskan pembayarannya," ucap Gita pada sang dokter, lalu berpamitan untuk membawa bayi mungil tersebut.

Jasad Riri sendiri akan dimakamkan dipemakaman umum sesuai dengan syariat. Sebab sebelumnya Riri juga meminta agar tak Gita tak pernah menghubungi Minah—ibunya di kampung halaman, karena sang ibu tidak akan pernah peduli padanya, meskipun ia sudah meninggal.

****

Arka dan Gita sudah berkeliling untuk mencari panti asuhan agar dapat menitipkan bayi itu sesuai dengan wasiat Riri padanya.

Namun hingga saat ini mereka tak juga menemukan panti asuhan yang sesuai dengan hati nurani mereka. Bahkan tanpa sebab beberapa panti menolaknya. Hingga mereka hampir mendekati arah pulang, tak juga mendapatkan panti yang tepat.

"Bagaimana ini, Mas?" tanya Gita mencoba meminta pendapatnya. "Sebenarnya aku ingin merawatnya, namun Riri sudah berpesan dan tak menginginkan puterinya di rawat oleh Gita.

Sepertinya ada sesuatu yang dirahasiakannya tentang bayi ini," ucap Gita dengan nada lirih.

"Setiap orang yang berwasiat, maka kita harus melaksanakan wasiatnya. "Ada satu panti yang tak jauh dari sini, mana tau itu menjadi panti terakhir yang akan menerima bayi ini dengan baik," jawab Arka, lalu menambah laju kendaraannya.

Setelah cukup lelah dengan semua peristiwa yang terjadi akhirnya mereka tiba dipanti asuhan terakhir. Ibarat sebuah pepatah, pucuk dicinta ulam pun tiba.

Panti itu menerima sang bayi mungil dengan rasa senang.

Setelah menyerahkan bayi yang tak sempat ia beri nama, keduanya kembali pulang ke rumah, dan berniat esok akan datang kembali dengan membawa semua perlengkapan lainnya.

****

Sepasang suami istri yang sudah sangat lama tidak memiliki anak datang saat pagi harinya. Kedatangan mereka berniat untuk mengadopsi seorang bayi dari panti tersebut.

Ketika pertama kali melihat bayi merah dengan bedong bermotif doraemon, wanita bernama Santi itu langsung jatuh hati.

"Kami sudah menyiapkan berkas-berkasnya, Bu." Santi menyerahkan persyaratan yang diminta oleh pihak panti dengan rasa gemuruh didadanya.

"Baiklah, Bu. Kami akan menyelesaikan administrasinya. Semoga dengan kehadiran bayi ini, membawa keberkahan bagi keluarga ibu." ucap pemilik panti.

"Aamiin.." jawab Santi dengan senyum.yang mengembang.

Hati Santi yang sangat lembut dan jiwa keibuan yang begitu kuat membuatnya tak sabar untuk menerima bayi cantik yang baru saja dilahirkan malam tadi.

Saat pihak panti menyerahkan bayi itu padanya, sontak saja hatinya mengharu biru, dan medekapnya penuh cinta.

"Mama beri nama kamu 'Kasih," ucapnya dengan sangat lembut. Sang suami merasa takjub dengan kecantikan sang bayi yang sangat memikat.

Mereka membawanya pulang kerumah dengan rasa yang sangat bahagia.

****

Hendra dan Santi tiba di depan rumahnya dengan wajah yang sangat bahagia. Bagaimana tidak, bayi yang ada di gendongannya adalah impian yang sudah terwujud.

Rumah mewah yang di pengkapi dengan kolam renang menyambut mereka. Santu dengan tak sabar memasuki rumah dan langsung menuju kamar.

rumah mewah yang selama sepuluh tahun terlaku kosong dan sunyi tanpa ada tangis dan tawa seorang anak, malam ini akan berubah dengan suara riuh dari sang bayi mungil.

Santi meletakkan bayi tersebut di atas tepian ranjang. Ia mengganti popoknya. Sedangkan Hendra ikut duduk di samping ranjang.

Namun, ada sesuatu yang salah dalam diri Hendra. Saat ia melihat bayi itu di ganti popoknya, perasaannya berubah

Jantungnya berdesir, dan seolah tak dapat lepas untuk terus saja memandangi sang bayi.

Saat bersamaan, hujan turun dengan cukup deras.

Duuuuaaar!

Suara petir menyambar dengan cukup kuat, seolah sedang membelah langit siang.

Semakin lama, hujan terus membasahi bumi.

Hendra menggendong Kasih setelah selesai di bedong Santi. Ia mengagumi kecantikan Kasih yang luar biasa.

"Akhirnya kita punya anak juga, San... Setelah sekian lama menunggu," ucapnya dengan pelan. Tetapi setiap kali memandang wajah Kasih, jantungnya berdegub kencang.

Santi duduk di samping suaminya. Ia mengusap lembut kepala bayi yang baru saja di adopsinya.

"Iya, Mas... Bayi ini anugerah buat kita. Lihatlah bagaimana cantiknya ia. Kelak akan menjadi kebanggan kita sebgai orangtuanya," balas Santi dengan perasaan haru.

Hendra mengecup kening Kasih—puteri asuhnya. Saat bibirnya menyentuh kulit sang bayi, ia kembali merasakan degupan jantungnya yang memburu.

Pria itu mengulas senyum yang sangat sulit untuk diartikan.

****

1
yuyun Rahayu
ya Allah kasihh, tragis benr nasibmuu😢😢
FiaNasa
gak usah ditahan Farhan gas poll dahh🤣🤣🤣
yuyun Rahayu
udh buat tumbal aja tuhh Kashh si Hendra bapak angktmu yg gk tau ahlaq
neni nuraeni
Alhamdulillah kutukannya sudah hilang,,, ayo gas aja farhan ga bkl knp2 ko,,,semoga Nawang cantik lagi ya kak,,, lnjuttt
tati st🌼🌼
korban pertama si dimas,tapi aku rela
tati st🌼🌼
agah masa diajak nikah sirih
neni nuraeni
semoga mereka bisa menahan godaan terakhir dan untuk Wulan serta Rayyan semoga mereka bisa mnglhkn Mbah jati serta antek2nya
Desyi Alawiyah
Ayo Farhan, fokus.. Jangan lengah.. ingat, ini hari terakhir kamu dan Kasih puasa mutih 👻
Desyi Alawiyah
Wah, maksudnya apa nih Kak Siti..

Tubuhnya sebesar rumah pihak pengembang? 🤭
tati st🌼🌼
mampir di karya otor
yuyun Rahayu
semga aja kutukan itu selesai ya Kasih,dn bapakmu yg siluman itu cept dimusnahkn dgn manusia yg memilki ilmu,dna kamu bisa hidup damai
Desyi Alawiyah
Semoga Mbah Jati, Roro Penguk dan antek-anteknya cepet musnah deh.. Kasihan, Kasih biar dia jadi manusia normal yang bebas dari kutukan..


Ohya Kak.. si Gita dan suaminya, orang yang pertama kali bawa Kasih ke panti asuhan ketika Kasih masih bayi, kok nggak di munculin sih..

Apa dia mereka beda kota dengan tempat tinggal Kasih.. 😌
FiaNasa
si Roro penguk pasti baunya penguk🤣🤣
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
FiaNasa
yg slalu gak kuat si kasih
neni nuraeni
semoga mereka berhasil puasa mutihnya,,, dan Wulan kmbli cantik agar ia bisa mnglhkn Mbah jati serta antek2nya, lnjut atuh kak seruuu
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: aamiinn
total 1 replies
FiaNasa
setidaknya kau tidak bodoh² amat lah kasih..udah tau banyak bahaya pake nganterin berkas segala,,kan bisa telfon atau minta tolong sopir anterin itu berkas..kasih kok lemah banget ya
neni nuraeni
waduhh.. lnjutt
kinoy
eh mlh nambah korban LG..duh
Desyi Alawiyah
Puas banget mbah Jati ketawanya, itu pasti udah kenyang
Desyi Alawiyah
Roro Penguk itu kuntilanak hitam kan?
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: yuuuups
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!